TPA Putri Cempo Masih Ditutup, Pemulung Dapat Bantuan Sembako

Silvester Kurniawan • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 16:08 WIB
Pemulung TPA Putri Cempo mengais sampah di luar area terbakar. (M Ihsan/Radar Solo)
Pemulung TPA Putri Cempo mengais sampah di luar area terbakar. (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM Aktivitas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo belum sepenuhnya kembali normal. Di tengah masa transisi pascakebakaran, ratusan warga dan pemulung di sekitar kawasan tersebut mendapat bantuan sembako dari Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Bantuan disalurkan Sabtu (19/9/2026) sebagai bentuk perhatian kepada warga yang terdampak pembatasan aktivitas di kawasan TPA. Terutama para pemulung yang selama ini menggantungkan penghasilan dari memilah sampah di Putri Cempo.

Kepala BPBD Kota Surakarta Ari Dwi Daryatmo mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan arahan Wali Kota Surakarta Respati Ardi. Bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama masa transisi penataan kawasan TPA.

Baca Juga: Sita 116 Butir Obat Keras Logo Y, Satresnarkoba Polres Wonogiri Ringkus Pemuda di Manyaran

“Ini merupakan arahan dari Mas Wali untuk memberikan bantuan kepada warga sekitar, khususnya para pemulung. Harapannya, bantuan ini bisa membantu kebutuhan mereka selama masa transisi,” kata Ari, Minggu (20/9/2026).

Selain bantuan sembako, Pemkot masih membatasi aktivitas masyarakat di area TPA Putri Cempo. Warga dan pemulung diminta sementara waktu tidak beraktivitas di dalam kawasan tersebut hingga kondisi dinyatakan aman.

Baca Juga: Rutan Solo Digerebek Petugas Gabungan, Ini Barang-Barang yang Disita

Pemkot akan terus memantau kondisi TPA selama masa transisi. Pembatasan aktivitas dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan warga yang masih berada di sekitar kawasan pascakebakaran.

“Demi keselamatan bersama, kami mengimbau warga dan para pemulung untuk sementara tidak melakukan aktivitas di area TPA selama masa transisi,” tegas Ari.

Pemkot juga menyiapkan langkah lanjutan bagi pemulung dan pekerja sampah yang terdampak pembatasan aktivitas. Selain pemeriksaan kesehatan rutin, mereka akan diarahkan ke sejumlah program pemberdayaan agar tetap memiliki sumber penghasilan.

Baca Juga: Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8, Keluarga Tiga Pemuda Ngringo Karanganyar Disiapkan Tes DNA

Wali Kota Surakarta Respati Ardi sebelumnya mengatakan, pemulung yang masih beraktivitas di sekitar TPA akan mendapat perhatian, termasuk akses pemeriksaan kesehatan dan program pemberdayaan.

“Kita lihat masih banyak pemulung yang beraktivitas di sini, nanti kita siapkan cek kesehatan juga untuk mereka. Selain itu kami juga ada program rumah siap kerja, pemberdayaan UMKM, dan sebagainya,” kata Respati.

Langkah tersebut disiapkan selama masa transisi penataan TPA Putri Cempo berlangsung. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
tpa putri cempo pemulung bantuan transisi Sembako