Protes Warga Berbuat Manis, Dua Tower BTS Bibis Baru Dibongkar

Silvester Kurniawan • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 16:14 WIB
Perjuangan warga Bibis Baru, Nusukan, Banjarsari merobohkan dua tower BTS berbuah hasil.
Perjuangan warga Bibis Baru, Nusukan, Banjarsari merobohkan dua tower BTS berbuah hasil.

RADARSOLO.COM Penolakan warga Kampung Bibis Baru RT 01-02 RW 24, Nusukan, Banjarsari, Solo, terhadap dua tower Base Transceiver Station (BTS) di tengah permukiman padat mulai membuahkan hasil. Salah satu tower di sisi utara kini dalam proses pembongkaran, sementara tower di sisi selatan masih menunggu diturunkan.

Berdasarkan informasi warga, proses penurunan tower sebelah utara telah dimulai. Warga berharap pembongkaran segera dilanjutkan hingga tower di sisi selatan ikut diturunkan.

Warga RT 01 dan RT 02 sebelumnya sepakat menolak keberadaan kedua tower tersebut. Mereka juga membantah adanya pemberian kompensasi kepada pengurus RT maupun warga terkait keberadaan tower.

Baca Juga: TPA Putri Cempo Masih Ditutup, Pemulung Dapat Bantuan Sembako

“Kami warga 01 dan 02 sepakat untuk menolak adanya tower ini karena tower ini statusnya ilegal, tidak sesuai SOP,” kata warga RT 01 RW 24 Nusukan, Ardian.

Dengan dimulainya pembongkaran tower utara, warga berharap proses tersebut tidak berhenti pada satu titik. Mereka meminta tower di sisi selatan segera diturunkan sehingga dua menara yang berdiri di tengah permukiman dapat dibongkar seluruhnya.

Salah seorang warga RT 02 RW 24 Nusukan, Jumadi, juga mengaku mengalami keluhan kesehatan dan masih menjalani pengobatan sejak April hingga September. Menurut dia, dokter yang menanganinya menyebut keluhan tersebut berkaitan dengan paparan radiasi tower.

Baca Juga: Geger Penemuan Jenazah di Dapur Rumah Warga Wonosamodro Boyolali, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

“Saya mengalami keluhan kesehatan dan masih menjalani pengobatan sejak April hingga September. Kata dokter ada kaitannya dengan paparan radiasi tower,” imbuh Jumadi.

Sementara itu, Yayasan Diwa Foundation yang mendampingi warga dalam menyampaikan protes mengapresiasi pengurus RT, Pemkot Solo, dinas terkait, kepolisian, serta DPRD Kota Solo yang turut mengawal proses pembongkaran.

Ketua Yayasan Diwa Foundation Budi Santoso mengatakan, pihaknya akan tetap mengawal proses hingga kedua tower benar-benar diturunkan. Setelah tower sebelah utara selesai dibongkar, perhatian selanjutnya diarahkan pada tower di sisi selatan.

“Tower sudah dinonaktifkan, artinya tower tidak berfungsi. Saat ini sedang proses penurunan tower. Kita akan terus mengawal proses perobohan dua tower, di utara dan di selatan ini,” tegas Budi. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
permukiman Tower pembongkaran ilegal pemkot solo