Meterisasi PJU Sudah 72 Persen, Pemkot Solo Klaim Hemat Rp 20 Miliar

Silvester Kurniawan • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 18:24 WIB
Perbaikan PJU oleh petugas. (M Ihsan/Radar Solo)
Perbaikan PJU oleh petugas. (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM — Program meterisasi Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Solo mulai memangkas beban tagihan listrik. Proyek yang berjalan sejak Maret 2026 itu telah mencapai 72,3 persen hingga Senin (21/9/2026), dengan efisiensi tagihan listrik PJU mencapai sekitar 30 persen.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo Taufiq Muhammad mengatakan, meterisasi PJU merupakan program strategis Pemkot Surakarta untuk menekan pembiayaan listrik. Melalui sistem meteran, pembayaran disesuaikan dengan penggunaan listrik yang tercatat pada kWh meter sehingga tidak lagi menggunakan sistem abonemen.

“Kalau sudah selesai semua PJU kita sudah pakai meteran listrik. Artinya penggunaan listrik terukur sesuai yang ada di kWh meter. Ini salah satu upaya untuk efisiensi pembayaran,” kata Taufiq.

Baca Juga: Siapa Identitas 2 Pria di Video A Day in My Life Zaefier? Ngaku Baru Kenal 2 Bulan Langsung Bikin Konten Mesum

Dishub Surakarta menargetkan 16.667 titik PJU selesai dimeterisasi hingga akhir Desember 2026. Hingga pertengahan September, progres meterisasi mencapai 72,3 persen dengan efisiensi tagihan listrik PJU sebesar 30,080 persen.

Efisiensi tersebut diproyeksikan memangkas tagihan listrik PJU dari sekitar Rp52 miliar menjadi Rp32 miliar per tahun setelah seluruh titik selesai dimeterisasi. Artinya, terdapat potensi penghematan sekitar Rp20 miliar setiap tahun.

“Pembayaran pajak untuk PJU itu tahun ini Rp52 miliar, tahun besok kita tinggal bayar Rp32 miliar per tahun. Selisih Rp20 miliar dari efisiensi pajak listrik PJU ini akan diarahkan untuk perawatan BST dan kebutuhan untuk transportasi publik hingga sarpras jalan di Solo,” papar Taufiq.

Baca Juga: Link Video A Day in My Life Zaefier Viral di TikTok, Ada Apa Sebenarnya? Cek Fakta Lengkapnya

Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan, meterisasi PJU menjadi salah satu program strategis Pemkot Solo dalam melakukan efisiensi.

Selain penggunaan kWh meter, penghematan juga dilakukan dengan mengganti lampu-lampu PJU yang sebelumnya boros listrik dengan lampu yang lebih hemat energi.

“Anggarannya kemarin kita hutang, tetapi tidak sepenuhnya hutang tapi juga menggunakan dana efisiensi secara bertahap,” kata Respati.

Pemkot Solo menargetkan seluruh 16.667 titik PJU yang menjadi sasaran meterisasi rampung pada akhir 2026. Setelah seluruh proyek selesai, penghematan tagihan listrik tersebut diharapkan dapat mengurangi beban anggaran dan mendukung kebutuhan transportasi publik serta sarana-prasarana jalan. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
efisiensi meteran Pajak Penerangan Jalan Umum (PJU) listrik