Kebakaran TPA Putri Cempo Kembali Terjadi, Api Muncul Lagi di Blok C dan D

Silvester Kurniawan • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 15:46 WIB
Kebakaran kembali terjadi di TPU Putri Cempo, Kamis siang (24/9/2026). (M. IHSAN/RADAR SOLO)
Kebakaran kembali terjadi di TPU Putri Cempo, Kamis siang (24/9/2026). (M. IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Kebakaran kembali terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Kota Solo, Kamis (24/9/2026) siang. Titik api kembali muncul di lokasi yang sama dengan kebakaran besar yang sempat berlangsung sejak awal hingga pertengahan September lalu.

Api pertama kali terlihat sekira pukul 11.30. Hingga Kamis siang, petugas gabungan dari BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solo masih berjibaku melakukan pemadaman sekaligus melokalisasi area agar kobaran api tidak meluas.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo Herwin Tri Nugroho membenarkan kembali terjadinya kebakaran di TPA Putri Cempo. Menurutnya, titik api muncul di area yang sebelumnya sudah sempat terbakar beberapa pekan lalu.

"Api muncul sekira pukul 11.30 siang. Saat ini tim dari BPBD dan Damkar sedang melakukan pemadaman dengan menyemprot langsung ke titik api sekaligus melokalisasi area agar kebakaran tidak semakin meluas," ujar Herwin, Kamis (24/9/2026).

Baca Juga: Hadirkan Nyaman di Setiap Ruang #mulaidariINFORMA

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Solo Ari Dwi Daryatmo mengatakan, proses pemadaman masih difokuskan di Blok C dan Blok D TPA Putri Cempo. Area tersebut merupakan lokasi yang sebelumnya juga terdampak kebakaran pada awal September.

Menurut Ari, proses pemadaman melibatkan berbagai unsur, termasuk personel dan armada Damkar serta BPBD dari sejumlah daerah di Solo Raya untuk mempercepat penanganan kebakaran.

"Lokasi yang terbakar berada di titik yang sama seperti kejadian sebelumnya. Saat ini pemadaman masih terus dilakukan di Blok C dan Blok D dengan melibatkan berbagai pihak," kata Ari.

Baca Juga: 15 KPM PKH Batuwarno Wonogiri Graduasi Mandiri, Tak Lagi Bergantung Bansos

Dia menjelaskan kondisi cuaca yang sangat panas menjadi salah satu faktor yang memicu munculnya kembali titik api. Berdasarkan pantauan di lapangan, suhu udara pada Kamis siang mencapai sekira 37 derajat Celsius.

Selain suhu tinggi, embusan angin yang cukup kencang juga membuat proses pemadaman menjadi lebih sulit. Angin berpotensi menyebarkan bara api ke area lain sehingga petugas harus bekerja ekstra untuk mencegah kebakaran meluas.

"Kondisi cuaca cukup panas, sekira 37 derajat Celsius. Situasi ini berpotensi memunculkan titik api baru. Upaya pemadaman juga cukup sulit karena hembusan angin yang cukup kencang. Sampai saat ini proses pemadaman masih terus dilakukan," jelas Ari.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih berupaya memadamkan kobaran api dan melakukan pendinginan di sejumlah titik rawan di kawasan TPA Putri Cempo. Belum ada laporan mengenai penyebab pasti kebakaran maupun luas area yang terdampak dalam kejadian tersebut. (ves/nik)

Editor : Niko auglandy
TPU Putri Cempo kebakaran