Safari KB Serentak Digelar di Lima Kecamatan, Warga Bisa Dapat Layanan Gratis

Silvester Kurniawan • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 17:04 WIB
Pelayanan Safari KB Serentak di RS Dr Oen Kandang Sapi, Kamis (24/9), dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia ke-33. (M. Ihsan/Radar Solo)
Pelayanan Safari KB Serentak di RS Dr Oen Kandang Sapi, Kamis (24/9), dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia ke-33. (M. Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pemkot Solo menggelar Pelayanan Safari KB Serentak dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia ke-33. Layanan kontrasepsi gratis tersebut digelar di sejumlah titik puskesmas pada 23 September hingga 3 Oktober 2026. 

"Safari KB ini fasilitas bagi masyarakat Kota Solo untuk mendapatkan pelayanan KB gratis. Tidak ada biaya sama sekali, ada pengganti uang transport untuk datang ke lokasi Safari," ujar Kabid Keluarga Berencana DP3AP2KB Kota Solo CH Novita Indriani saat ditemui memonitoring program KB gratis di RS Dr. Oen Kandang Sapi, Kamis (24/9/2026).

Baca Juga: Skatepark Purwosari Solo Mulai Gelap, Atlet Skateboard Waswas Jelang Porprov Jateng 2026

Sejumlah titik layanan telah berlangsung. Di Kecamatan Pasar Kliwon, pelayanan digelar di Pustu Semanggi pada Senin (21/9). Kemudian Kecamatan Banjarsari dilaksanakan di Puskesmas Gilingan, Rabu (23/9). Selanjutnya, layanan di Kecamatan Jebres digelar di Rumah Sakit Dr. Oen, Kamis (24/9). Sementara Kecamatan Laweyan dijadwalkan Rabu (30/9) di Puskesmas Pembantu (Pustu) Pajang.

"Di hari Jumat (2/10) di Puskesmas Jayengan. Sedangkan layanan terakhir dijadwalkan Sabtu (3/10) di Pustu Ngemplak Sari," terangnya.

Baca Juga: Rekap Bursa Transfer PSS Sleman di Liga 1: Pertahankan 14 Pemain, Datangkan 8 Nama Baru untuk Super League

Novita menjelaskan, layanan yang tersedia meliputi pemasangan maupun bongkar pasang IUD atau spiral serta pemasangan implan. Masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut dapat langsung memanfaatkan momentum Safari KB sesuai jadwal yang telah ditentukan. "Tidak ada batasan sasaran untuk pelayanan ini. Monggo masyarakat Kota Surakarta memanfaatkan momentum Hari Kontrasepsi Sedunia dan datang ke layanan tersebut," terangnya.

Selain layanan kontrasepsi bagi perempuan, Pemkot Surakarta juga menyediakan pelayanan Metode Operasi Pria (MOP) atau vasektomi yang masih tersisa 25 kuota pada tahun ini. Syaratnya antara lain memiliki KTP atau domisili Surakarta, minimal memiliki dua anak, anak kedua sudah lepas balita. Sementara syarat minimal bagi pria di usia pria minimal 35 tahun dan wanita pada 46 tahun.

"Sebelumnya selama lima tahun yang KB suami saya. Ini saya beranikan untuk KB. Penting untuk membatasi umur anak dan sebagainya," ucap salah seorang warga Pucangsawit, Astuti Rahayu, 30, mengaku baru kali pertama mengikuti layanan KB. (ves/nik)

Editor : Niko auglandy
Hari Kontrasepsi Sedunia rs dr oen KB puskesmas