TPA Putri Cempo Bebas Asap, Tim DLH Tetap Sirami Gunungan Sampah

Silvester Kurniawan • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 13:50 WIB
Petugas memadamkan api di TPA Putri Cempo saat kebakaran lalu. (M Ihsan/Radar Solo)
Petugas memadamkan api di TPA Putri Cempo saat kebakaran lalu. (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Kepulan asap di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo tak lagi terlihat pada Senin (28/9) siang. Namun, tim gabungan masih rutin membasahi timbunan sampah untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api di tengah cuaca panas ekstrem.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo Ari Dwi Daryatmo memastikan kondisi TPA Putri Cempo yang kembali terbakar pada Kamis (24/9) kini telah kondusif. Tidak ada lagi titik api maupun kepulan asap dari area yang sebelumnya terbakar.

“Sejak Jumat (25/9) malam sudah mulai terkendali. Informasi terkini, Senin siang ini sudah tidak ada asap yang terlihat,” terang Ari, Senin (28/9/2026).

Baca Juga: Kondisi Terkini Bayi yang Ditemukan di KA Sancaka, Siapa yang Merawatnya?

Meski api telah padam, potensi kebakaran masih menjadi perhatian. Cuaca panas ekstrem diprediksi bertahan hingga akhir Oktober sehingga tim lapangan tetap melakukan patroli dan pembasahan di sejumlah area TPA.

“Patroli dan antisipasi titik asap baru atau bahkan potensi titik api baru masih dilakukan. Tim lapangan masih melakukan penyemprotan di sejumlah area,” kata Ari.

Baca Juga: Terjang Banjir Rob Pakai Sepatu Rusak, Mahesa Murid SD Barunawati Semarang Dapat Kejutan dari BRI Peduli

Kebakaran pada Kamis (24/9) merupakan kejadian kedua di TPA Putri Cempo sepanjang September. Lokasi kebakaran berada di area yang sebelumnya juga terdampak kebakaran pada awal hingga pertengahan September, meliputi Blok B, C, dan D.

Namun, penanganan kebakaran kedua berlangsung lebih cepat. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo Herwin Tri Nugroho mengatakan, pendinginan dilakukan dengan penyemprotan dan injeksi air ke dalam timbunan sampah.

“Lokasi yang sebelumnya mengeluarkan asap masih kita lakukan pendinginan, baik dengan penyemprotan maupun injeksi air ke dalamnya. Per Senin ini sudah tidak ada, kalaupun ada hanya sedikit sekali, makanya kita masih lakukan penyemprotan,” beber Herwin. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
tpa putri cempo patroli kebakaran Cuaca Panas Ekstrem sampah