RADARSOLO.COM – Isak tangis keluarga warnai kepulangan Guntur Aji Pangestu, 27, korban Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 yang karam di Laut Jawa, Selasa (29/9).
Jasad Guntur tiba di rumah duka di Kampung Debegan, Mojosongo, Jebres, Solo sekira pukul 10.00.
Peti jenazah warna biru nomor: PM 030/DVI/26 mengakhiri penantian keluarga Guntur, setelah sebelumnya namanya masuk dalam manifes KMP Virgo yang dinyatakan hilang.
Diketahui korban hendak ke Kalimantan bersama rekannya yang selamat dari insiden.
Baca Juga: Jelang Kedatangan Jenazah Korban Kapal Virgo Asal Boyolali, Tetangga Mulai Datang Melayat
Mereka naik KMP dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
“Kami dapat kabar jenazah akan dipulangkan, Senin siang (29/9). Alhamdulillah kondisinya masih utuh. Kabar terakhir dia lagi di dalam kamar pas kapal tenggelam,” ungkap saudara kembar Guntur, Guruh Adi Pangestu.
Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo Edhi Soekono menambahkan, seluruh proses evakuasi dan identifikasi terhadap jasad Guntur telah dilakukan.
“Sesuai struktur gigi dan tes DNA, ditemukan kecocokan dengan data antomorfem dari keluarga. Kondisinya masih utuh meskipun sudah sulit teridentifikasi,” bebernya.
Menurut Edhi, proses evakuasi sempat mengalami beberapa kendala. Sebab posisi Guntur terjebak di dalam kapal.
“Tentu agak susah karena terperangkap di dalam. Upaya maksimal sudah dilakukan. Infonya, di dalam juga masih ditemukan banyak korban lainnya,” paparnya.
Edhi menjelaskan, proses identifikasi telah selesai sejak Senin.
Selanjutnya, jasad korban diterbangkan dari Kalimantan menuju Bandara Ahmad Yani Semarang, kemarin pagi pukul 07.00.
“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk evakuasi dan identifikasi. Prosesnya sudah selesai semuanya. Dengan ini kami menyerahkan jenazah Guntur Aji Pangestu kepada keluarga untuk dimakamkan,” ujar Edhi. (alf/fer)
Editor : fery ardi susantoSumber : Radar Solo