RADARSOLO.COM – Kesempatan memasuki dunia kerja kembali terbuka bagi penyandang disabilitas di Kota Solo. Berkat kolaborasi pemerintah dan sektor swasta, dua penyandang disabilitas tuli berhasil mendapatkan pekerjaan melalui Rumah Siap Kerja yang digagas Pemerintah Kota Solo.
M. Irsansyah dan Puput Lestari diterima sebagai pekerja paruh waktu (part timer) di PT Indomarco Prismatama. Keduanya menandatangani kontrak kerja di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Solo, Sabtu (3/10), setelah difasilitasi Unit Layanan Disabilitas (ULD) Ketenagakerjaan melalui program Rumah Siap Kerja Bersama (RSKB) Disabilitas.
Baca Juga: Aksi Koboi Jalanan di Sragen: Tembak Paha Lawan Pakai Airsoft Gun Berujung Babak Belur Dikeroyok
Kepala Disnaker Kota Solo Teddy Sukoco mengatakan, Irsansyah dan Puput dinyatakan memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Kesempatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi keduanya untuk menambah pengalaman sekaligus mengembangkan keterampilan dan kemandirian.
“Irsansyah dan Puput dinyatakan memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Keduanya akan mendapatkan pengalaman kerja sekaligus kesempatan mengembangkan keterampilan dan kemandirian,” kata Teddy, Minggu (4/10/2026).
Baca Juga: Terdengar Suara Ledakan, Truk Penuh Paket Ekspedisi Terbakar di Tol Solo-Ngawi Wilayah Boyolali
Dia mengapresiasi komitmen dunia usaha dalam membuka akses pekerjaan bagi penyandang disabilitas. Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan menjadi bagian penting untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus memberi ruang bagi penyandang disabilitas menunjukkan kemampuan dan kompetensinya.
Irsansyah dan Puput bukan pekerja tuli pertama yang mendapat kesempatan bekerja di perusahaan tersebut. Sebelumnya, Raka dan Deni lebih dulu diterima sebagai part timer store crew pada Agustus lalu.
Baca Juga: Kebakaran Hutan di Tunggangan Wonogiri Menjalar ke Warung Makan, Kerugian Ditaksir Rp10 Juta
“ Irsansyah dan Puput menjadi pekerja Tuli berikutnya yang diterima perusahaan tersebut. Sebelumnya, Raka dan Deni telah lebih dulu bekerja sebagai part timer store crew pada Agustus lalu,” ujar Teddy.
Menurut Teddy, PT Indomarco Prismatama juga menyiapkan skema pengembangan pekerjaan dan penghasilan secara bertahap bagi pekerja disabilitas sesuai ketentuan ketenagakerjaan.
Sementara itu, ULD Ketenagakerjaan bersama RSKB Disabilitas akan terus memperluas penempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kompetensi, pendampingan, hingga pencocokan potensi pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan.
“Pencari kerja disabilitas yang membutuhkan pendampingan dapat mendaftar melalui RSKB Disabilitas maupun ULD Ketenagakerjaan Kota Surakarta,” terang Teddy.
Pemkot Solo berharap keberhasilan RSKB dalam menyalurkan penyandang disabilitas ke dunia kerja dapat terus diperluas. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan pencari kerja dinilai penting agar semakin banyak penyandang disabilitas memperoleh pekerjaan sesuai potensi dan kompetensinya.
“Yang dibutuhkan adalah kesempatan. Keterlibatan dunia usaha menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, di mana para penyandang disabilitas bisa memaksimalkan potensi dan kompetensi untuk berkontribusi di dunia kerja,” imbuh Wali Kota Surakarta Respati Ardi beberapa waktu sebelumnya. (ves)
Editor : Kabun Triyatno