RADARSOLO.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Solo terus memodernisasi layanan laboratoriumnya. Terbaru, PMI Solo mengoperasikan teknologi Total Laboratory Automation (TLA) MT-8000 Mindray untuk meningkatkan kecepatan dan ketepatan pengujian imunoserologi darah.
Sistem otomasi tersebut merupakan yang pertama diterapkan di Indonesia. Teknologi ini merupakan hasil kolaborasi PMI Solo dengan PT Mindray dan PT Mitra Bahagia Citra Medika.
Baca Juga: Update Harga Honda Scoopy Oktober 2026: Selisih Dikit, Mending Pilih Tipe Fashion atau Stylish?
Perangkat tersebut ditempatkan di Gedung PMI Solo dan mengintegrasikan seluruh tahapan pengujian sampel darah. Mulai dari proses pra-analitik, analitik, hingga pasca-analitik dilakukan secara otomatis.
Baca Juga: Jadwal Final DBL Solo 2026: Ajang Revans Atau Generasi Emas Berlanjut
Modernisasi ini dilakukan untuk menjamin pasokan darah bagi masyarakat Solo Raya telah melalui proses pengujian dengan standar keamanan yang tinggi.
Teknologi TLA MT-8000 dilengkapi fitur kecerdasan buatan atau AI vision serta jalur transportasi empat arah. Sistem tersebut mampu memproses hingga 850 sampel per jam.
Penerapan sistem digital ini sekaligus memangkas berbagai alur kerja manual yang berulang. Selain menghemat waktu pemeriksaan, penggunaan otomasi juga meminimalkan risiko bahaya biologis atau biohazard bagi petugas laboratorium.
Sistem tersebut juga terhubung dengan pemantauan otomatis untuk menjaga konsistensi mutu reagen dan kontrol kualitas selama proses pemeriksaan.
Penguatan kapasitas laboratorium dinilai penting mengingat PMI Surakarta menjadi pusat rujukan utama pemrosesan darah di Jawa Tengah.
Dengan dukungan teknologi otomasi, proses pengujian diharapkan mampu berjalan lebih cepat tanpa mengesampingkan aspek ketepatan dan keamanan.
Pemanfaatan instrumen tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen PMI Surakarta menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional.
Kecepatan dan ketepatan pengujian darah diharapkan dapat membantu rumah sakit maupun pasien yang membutuhkan tindakan medis secara mendesak.
Ketua Umum PMI Solo Sumartono Hadinoto menegaskan, penerapan teknologi otomasi tersebut tetap berorientasi pada nilai kemanusiaan dan keselamatan jiwa.
"Kehadiran teknologi TLA dari PT Mindray dan PT Mitra Bahagia bukan hanya sebuah inovasi, tapi wujud nyata komitmen kita untuk menghadirkan pelayanan yang lebih akurat, lebih cepat, dan berbasis teknologi yang terbarukan," terang Sumartono. (san/nik)
Editor : Niko auglandy