RADARSOLO.COM — Insiden kerja terjadi di dapur SPPG Mojosongo, Jl Busukan Timur No. 8A, Mojosongo, Jebres, Senin (17/11) dini hari.
Seorang karyawan bagian pengolahan, Kevin Nathan Zufar, 20, mengalami luka bakar serius setelah tersiram minyak panas saat sedang bertugas.
Peristiwa bermula sekitar pukul 03.00 WIB. Saksi yang juga rekan kerja korban, Diah Ayu dari Bagian Gizi, melihat Kevin—warga Pasarkliwon—tampak lesu dan mengantuk.
Ketika ditanya kondisinya, Kevin mengaku sedang tidak enak badan.
“Korban kemudian pamit keluar sebentar untuk membeli obat,” jelas Kapolsek Jebres, Kompol Murtiyoko, saat dikonfirmasi Kamis (20/11).
Setelah membeli obat dan kembali ke dapur, Kevin langsung meminumnya lalu melanjutkan aktivitas seperti biasa.
Namun kondisi tubuhnya yang kurang fit diduga membuatnya kurang stabil dan kehilangan keseimbangan tak lama kemudian.
Sekitar pukul 03.48 WIB, Kevin terlihat duduk di atas krat dekat kompor. Saat mencoba berdiri, tubuhnya tiba-tiba limbung.
“Seketika korban kehilangan keseimbangan dan jatuh dengan posisi telungkup. Dalam momen itu, tubuh korban menyenggol wajan berisi minyak panas yang baru digunakan menggoreng,” terang Kompol Murtiyoko.
Wajan pun terguling dan minyak panas tumpah mengenai punggung Kevin, menyebabkan luka bakar cukup parah. Rekan-rekan kerja yang melihat langsung sigap memberikan pertolongan pertama.
“Korban dibantu karyawan lain. Mereka menyiramkan air ke tubuh korban untuk mengurangi panas dan segera melepaskan pakaian yang menempel sebelum membawanya ke Puskesmas Sibela,” lanjutnya.
Karena luka bakar yang dialami cukup berat, Kevin kemudian dirujuk ke RS dr. Oen Surakarta untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Polsek Jebres telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.
Kompol Murtiyoko menegaskan bahwa pihaknya juga mengecek standar keselamatan kerja di dapur tersebut untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian yang dapat membahayakan pekerja.
“Kami akan memastikan apakah prosedur keselamatan kerja sudah dijalankan dengan benar. Ini penting untuk mencegah kejadian serupa terjadi lagi,” pungkasnya. (atn/nik)
Editor : Niko auglandy