RADARSOLO.COM – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polresta Solo dalam menangani kecelakaan lalu lintas antara bus Sugeng Rahayu dan sepeda motor di Jembatan Jurug, Kecamatan Jebres, Kamis (19/3) dini hari.
Selain mengevakuasi korban, petugas juga memfasilitasi penumpang untuk melanjutkan perjalanan agar tidak terlantar di lokasi kejadian.
Wakapolresta Solo Sigit, yang turun langsung ke lokasi menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Insiden melibatkan bus Sugeng Rahayu bernopol W 7541 UP dan sepeda motor Honda Beat bernopol B 4354 THR.
Sepeda motor tersebut dikendarai Aditya, 24,dan Gunawan, 19, warga Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Sementara dari pihak bus, sopir diketahui bernama Ifik, 49, warga Malang, serta satu penumpang, Samino, 64, warga Wonogiri.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung bergerak ke lokasi bersama tim dari Dinas Kesehatan, unit laka lantas, serta relawan untuk melakukan evakuasi korban dan pengamanan TKP,” ujar Sigit.
Dari total 28 penumpang bus, sebanyak 25 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Meski demikian, sebagian penumpang mengalami trauma ringan akibat insiden tersebut.
“Mereka langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan, obat-obatan, serta penanganan medis di lokasi,” imbuhnya.
Atas permintaan penumpang, sebanyak 25 orang kemudian difasilitasi untuk melanjutkan perjalanan. Mereka diantar menuju Terminal Tirtonadi menggunakan kendaraan dinas kepolisian dan ambulans.
Terkait kronologi, Sigit mengungkapkan bahwa saat kejadian terdapat tiga bus Sugeng Rahayu yang melaju beriringan dari arah timur ke barat.
Saat melintas di Jembatan Jurug, terdapat sepeda motor yang berhenti di sisi kiri atau selatan jembatan.
“Dua bus di depan berhasil menghindar. Namun bus ketiga tidak sempat menghindar sehingga terjadi tabrakan,” jelasnya.
Akibat kecelakaan tersebut, empat orang mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan di RSUD Dr. Moewardi.
Setelah evakuasi korban, petugas gabungan langsung mengevakuasi kendaraan yang terlibat. Bus dan sepeda motor diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Tak hanya itu, personel kepolisian bersama petugas Pemadam Kebakaran Kota Surakarta juga melakukan pembersihan lokasi dari pecahan kaca serta tumpahan oli yang sempat mengganggu arus lalu lintas.
“Pembersihan ini penting untuk memastikan kondisi jalan kembali aman dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya,” tegas Sigit. (atn/nik)
Editor : Niko auglandy