Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Coaching Clinic, 2 Pemain Asing Satya Wacana Unjuk Skill

Perdana Bayu Saputra • Selasa, 17 Desember 2019 | 17:31 WIB
Bintang asing Satya Wacana Chris Sterling saat melakukan dunk, di momen coaching clinic di lapangan basket SMA Regina Pacis, kemarin
Bintang asing Satya Wacana Chris Sterling saat melakukan dunk, di momen coaching clinic di lapangan basket SMA Regina Pacis, kemarin
SOLO – Para pemain basket peserta Indonesia Basketball League (IBL) 2020, Satya Wacana (SW) membagi ilmunya di depan ratusan siswa SMA Regina Pacis (Regpac) Surakarta. Tim basket asal Salatiga tersebut memberikan coaching clinic kepada para pemain basket SMA maupun SMP putra putri sekolah yang berada di daerah Manahan tersebut.

Kepala Sekolah SMA Regina Pacis Rosalia Widiastuti bersyukur, para pemain Satya Wacana meluangkan waktunya untuk memberikan sedikit ilmunya.

“Ini tentu jadi motivasi pemain kita. Semoga anak-anak mendapat pembelajaran berharga dari hadirnya pemain bintang Satya Wacana ke sekolah kita. Apalagi kemarin kita gagal juara di ajang DBL,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Kemarin, para bintang SW menyebar membentuk dua tim. Dan mereka bergabung dengan pemainbasket Regpac, bersama para guru. Dalam ekshibisi fun game tersebut, bintang-bintang SW pasang aksi.

Dua pemain asing SW Chris Sterling dan Montrell Williams jadi sorotan utama. Keduanya bahkan bergantian unjuk skill. Keduanya sukses memasukkan bola melalui teknik tembakan three point, hingga slam dunk.

Di lain sisi SW sejatinya merekrut tiga pemain asing musim ini, namun Hal Shane Hayward asal Amerika tak ikut serta di acara coaching clinic di Regpac.

”Dia (Shane Hayward) tak bisa ikut karena tidak enak badan. Mungkin kaget dengan cuaca di Indonesia, karena baru datang kemarin,” terang salah satu bintang SW Cio Manuputty.

Montrell Williams mengakui ini kali pertama dia main di Indonesia. Target utamanya untuk SW musim ini, tentu saja ingin memberikan gelar jawara. Ini dimaklumi, karena klub barunya tersebut membidik takhta juara IBL musim depan.

”Target saya tentu ingin bermain sebaik mungkin bersama tim di sepanjang pertandingan yang akan dijalani,” terang mantan pemain Avantazh Politekhnik Kharkov di Liga Ukraina tersebut.

Dia mengakui bahwa sebelumnya dia buta dengan perkembangan bola basket di Indonesia. ”Saya awalnya tak terlalu tahu (perkembangan basket di Indonesia), tapi saya mulai mencari tahu tentang olahraga basket di negera ini (Indonesia) seperti apa. Saya senang main di tim ini, walaupun ini klub di kota kecil (Salatiga),” ucapnya.

Rasa optimistis yang sama juga dilontarkan oleh pemain asing SW dari Amerika lainnya, yakni Chris Sterling.

”Saya senang main di klub ini, dan ingin membawa klub ini juara. Saya sadar ini (Indonesia) negara yang berbeda (dengan tanah kelahirannya di Amerika). Tapi saya tertantang,” ujarnya. (nik)

  Editor : Perdana Bayu Saputra
#coaching clinic #Indonesia Basketball League #sma regina pacis #satya wacana