Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

4 Pemain Persis Masih Cedera, Jadwal Padat Kompetisi di Depan Mata

Perdana Bayu Saputra • Selasa, 3 Maret 2020 | 23:24 WIB
Winger Persis Solo Gufroni Al Maruf saat sesi latihan di Lapangan Klumprit, Mojolaban, Sukoharjo, kemarin (2/3).
Winger Persis Solo Gufroni Al Maruf saat sesi latihan di Lapangan Klumprit, Mojolaban, Sukoharjo, kemarin (2/3).
SOLO – Kick-off Liga 2 2020 tingga menghitung hari. Sialnya, kondisi sejumlah penggawa Persis Solo justru kurang fit. Sebut saja Iman Budi, Yan Pieter Nasadit, Nanang Asripin, dan Engelbert Sani. Mereka harus melakoni latihan terpisah dengan Sport Therapy Persis Solo Aldy Rachman Hakim di Lapangan Klumprit, Mojolaban, Sukoharjo, kemarin (2/3).

Iman Budi menepi di tengah sesi latihan karena mengalami luka di kaki. Termasuk gelandang baru asal Papua Yan Pieter Nasadit yang belum sembuh dari cedera otot pangkal paha. Sementara Nanang Asripin dan Engelbert Sani juga berlatih di tepi lapangan.

“Di waktu tersisa ini, kami terus mematangkan persiapan tim. Dari pola permainan hingga kinerja pemain di lapangan, kami lihat perkembangannya sudah berjalan cukup baik. Tinggal beberapa pemain yang masih cedera,” ungkap pelatih Persis Solo Salahudin.

Mantan pelatih Persiba Balikpapan tersebut dibebani tuga superduper berat. Kesempatan keduanya di Persis bakal tidak mudah. Beruntung, manajemen memberi lampu hijau kepadanya dengan memberi amunisi berkualitas.

Di sisi lain, laskar Sambernyawa –julukan Persis Solo– harus siap menghadapi jadwal padat kompetisi. Berkaca pada gelaran Liga 2 musim lalu, saking padatnya, bond kebanggaan wong Solo ini pernah melakoni tiga laga hanya dalam rentang dua pekan.

Situasi ini sempat membikin Persis keteteran karena kekurangan pemain di sejumlah pos. Imbasnya, tim kepelatihan terpaksa menggeser peran sejumlah pemain untuk menambal lubang tersebut.

“Perkiraan saya musim ini situasinya tak jauh beda. Semoga jadwalnya tak terlalu memberatkan. Kalau dibilang kompetisi ketat, ya itu wajar. Kami harap tim selalu konsisten meraih hasil terbaik,” ujar CEO PT Persis Solo Saestu Azmy Alqomar.

Terkait wacana laga pembuka Liga 2 2020 di Stadion Manahan, manajemen menganggapi positif. Dia mengklaim pemain Persis punya motivasi ganda. Menilik atmosfer penonton saat ekshibisi kontra Persib Bandung, Sabtu (15/2), Stadion Manahan terlihat full house. Atmosfer ini yang dimimpikan pemain setelah dua musim terakhir jadi musafir.

Hanya saja, Persis harus sedikit bersabar. Keputusan tersebut masih menunggu hasil manager meeting kontestan Liga 2 2020 yang digelar PT Liga Indonesia Baru (LIG) selaku regulator kompetisi, 5 Maret mendatang. “Dengar-dengar di Manahan, tapi kami belum tahu kepastiannya,” pungkas Azmy. (nik/ria)  Editor : Perdana Bayu Saputra
#pemain cedera #persis solo #stadion manahan #liga 2 2020