Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Jersey Away Persis Resmi Dirilis, Tetap Melekat dengan Batik

Perdana Bayu Saputra • Senin, 13 April 2020 | 20:47 WIB
Bentuk jersey tandang Persis Solo yang rencananya akan digunakan untuk musim Liga 2 2020.
Bentuk jersey tandang Persis Solo yang rencananya akan digunakan untuk musim Liga 2 2020.
SOLO – Setelah meluncurkan jersey kandang Persis Solo sebelum kick-off Liga 2 2020 di pertengahan Maret lalu, DJ Sport selaku apparel resmi Laskar Sambernyawa di Liga 2, merilis jersey tandang, kemarin. Menariknya, Persis away musim ini bentuknya berbeda dengan home. Jersey kandang dengan dominasi warna putih tersebut masih menggunakan aksen batik, yang titik fokusnya ada di bagian dada. Bagian bawah berbentuk seperti garis-garis yang terlihat cukup harmonis.

“Kami memang tetap memasukkan corak batik di jersey Persis, karena ini untuk menggambarkan ciri khas kota Solo yang memang dikenal dengan kebudayaan batiknya,” terang Owner DJ Sport Dimas Yustisia.

Sementara itu, manajemen Persis Solo mengakui sangat berharap animo masyarakat untuk membeli jersey original cukup besar. Hal ini wajar karena dua musim lalu, penjualan jersey Persis bisa dibilang cukup lesu. Salah satu kendalanya tentu saja lantaran Persis harus memutuskan untuk berkandang di Stadion Wilis Madiun selama 1,5 musim.

“Bagaimana pun jersey ini identitas klub. Jadi, kami harap tentu bisa menggambarkan spirit Persis musim ini. Kami berharap animo pembelian jersey Persis bisa cukup baik musim ini,” ujar Manajer Persis Solo Hari Purnomo.

Musim ini, animo pembelian jersey original Persis memang cukup baik. Itu terlihat dari jersey pramusim Persis, ternyata bisa  terjual cukup banyak ketimbang klub-klub lainnya. Yang mana jersey pramusim Laskar Sambernyawa terjual hampir 1.000 potong.

Di lain sisi, sejak musim 2019, manajemen Persis memang tak membangun Persis Store secara mandiri. Musim lalu, semua marchendise resmi Persis dijual di Xtreme Radiance. Di mana sang owner, Bogi ditunjuk manajemen Persis jadi CEO Saestu Apparel yang mensupplai jersey resmi kala itu.

Untuk musim ini situasinya tak jauh berbeda. DJ Sport selaku pemilik hak pembuatan jersey resmi Persis jadi satu-satunya yang menjual marchendise resmi Persis.

“Karena pemasukan tak bisa kami dapatkan dari tiket penonton, saat ini satu-satunya pendapatan yang kami andalkan adalah penjualan jersey original,” tutur Hari. (nik/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#persis solo #dj sport #jersey tandang #aksen batik