Kemarin (13/9), Persika beruji coba dengan PS Universitas Semarang (USM) di Lapangan Ngijo, Tasikmadu, Karanganyar.
Sayangnya, tim racikan Aris Budi Sulistyo belum bisa meraih kemenangan di laga uji coba perdananya. “Ini pertandingan uji coba perdana. Persiapan kami hanya dua minggu sebelum laga (uji coba) ini. Bukan hasil yang utama kami cari, namun progres dari persiapan awal. Ini jadi bahan evaluasi kami ke depannya,” ujar Aris Budi kepada Jawa Pos Radar Solo usai laga, kemarin.
Mantan pelatih yang sempat membawa Persis Solo jadi runner-up Piala Polda Jateng 2015 silam tersebut mengakui bahwa fisik masih harus digenjot. Selain itu, feelling ball pemain juga masih terlihat kaku.
“Mereka terlihat nervous sekali. Apalagi mereka bermain membawa nama Persika, yang sudah 8 tahun tertidur lelap. Anak-anak masih demam panggung. Cukup wajar dengan situasi seperti ini. Jam terbang pemain akan terus kami asah kedepannya,” tutur Aris.
Dalam laga ini, Persika menurunkan penggawa terbaiknya. Yakni M. Diaz (pg), Aan Priyono, Adimas, Bramantyo Asih, Hafid Raihan, Batis Ristu Buana, Usman Galih, Dimas Adik, Ikhsan Pamungkas, Restu Eka, dan Fahriyan
Persika sukses unggul lebih dulu di babak pertama, lewat gol Restu Eka di menit ke-20. Ditonton ribuan pendukungnya, Usman Galih dkk bermain lebih ngotot. Sayang, gol tambahan belum juga muncul.
Babak kedua, pertandingan bertajalan lebih sengit. Di luar dugaan, tim tamu berhasil membuat kejutan. Tendangan keras Rivaldo dari sisi kanan pertahanan Persika, gagal dihalau Diaz. USM berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1. Di akhir laga, tim tamu bahkan sempat berbalik unggul. Beruntung, tendangan salah satu pemainnya hanya membentur tiang. Kukuhnya pertahanan USM susah ditembus anak-anak Persika. Hingga berakhirnya laga, skor 1-1 tak berubah.
“Setelah ini ada beberapa laga uji coba, mungkin sekitar lima laga lagi. Akhir bulan rencana juga akan ke luar kota, namun menunggu kepastian dari pengurus dulu,” ucap Aris Budi. (nik/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra