Sebagai catatan, Piala Walikota Solo diikuti empat klub Liga 1. Yakni Persib Bandung, Bali United, Bhayangkara FC, dan Arema FC. Plus empat tim Liga 2, yakni tuan rumah Persis Solo, Dewa United, Rans Cilegon United, dan PSG Pati.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengaku, izin langsung dari mabes karena delapan kontestan yang ambil bagian bukan hanya dari Kota Bengawan. “Nanti personel (pengamanan) tetap dari kami. Berapa jumlahnya, masih menunggu pusat (Mabes Polri),” katanya kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (8/6).
Ditambahkan Ade, sistem pengaman bakal adopsi Piala Menpora 2021 yang digeber di Manahan, Maret-April lalu. Terutama memperketat protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19.
“Jumlah orang yang masuk (stadion) akan dibatasi, sesuai standar yang dikeluarkan. Baik dari FIFA maupun PSSI. Seperti (Piala) Menpora lalu, yang boleh berada di lingkungan stadion hanya 190 orang. Di dalam pun akan diatur untuk jaga jarak,” imbuhnya.
Tiap orang yang masuk stadion, wajib jalani tes swab antigen. Baik pemain, ofisial, manajemen, panitia penyelenggara (panpel), tamu undangan, termasuk personel keamanan dan awak media yang meliput turnamen.
“Perlu ditekankan, segala bentuk agenda olahraga diselenggarakan tanpa penonton. Itu yang nanti kami tekankan kepada suporter. Juga tidak boleh menyelenggarakan agenda nobar (nonton bareng). Mudah-mudahan agenda ini ada live streaming-nya. Sehingga suporter bisa memberi dukungan dari rumah masing-masing,” tegas Ade.
Terkait sistem pengamanan, bakal diterapkan tiga ring. Ring satu di area dalam stadion, ring dua di luar stadion, dan ring tiga di luar kompleks Stadion Manahan hingga ruas penggal jalan. “Tim pengurai kerumunan juga kami kerahkan untuk mencegah nobar maupun pendukung mendatangi stadion,” urainya. (atn/fer/bun/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra