Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

The Dreaming Team Kaesang, Persis Solo Jor-joran di Bursa Transfer 

Syahaamah Fikria • Minggu, 4 Juli 2021 | 14:19 WIB
Bomber Persis Solo Alberto “Beto” Goncalves berlatih bersama tim di Stadion UNS, belum lama ini. (OFISIAL PERSIS SOLO)
Bomber Persis Solo Alberto “Beto” Goncalves berlatih bersama tim di Stadion UNS, belum lama ini. (OFISIAL PERSIS SOLO)
Harapan besar ada di pundak trio Kaesang Pangarep, Erick Thohir, dan Kevin Nugroho usai mengakuisi Persis Solo, 20 Maret 2021 lalu. Jor-joran di bursa transfer, sederet pemain berlabel bintang didatangkan. Publik bola Kota Bengawan menaruh kepercayaan tinggi, mereka sanggup bawa Laskar Sambernyawa juara Liga 2 sekaligus promosi Liga 1.

PERSIS Solo terhitung paling “boros” belanja pemain. Hingga detik ini, 40 pemain resmi bergabung. Data transfermarkt.co.id mencatat, nilai transfer bond kebanggaan wong Solo tersebut menyentuh Rp 40 miliar. Angka fantasis bagi klub yang hanya bermukim di kasta kedua Liga Indonesia.

Namun, angka tersebut sebatas perkiraan saja. Bukan angka riil di lapangan. Apalagi, saat ini masih masa pandemi Covid-19. Sesuai regulasi musim lalu, PSSI mematok tiap klub boleh membayar gaji pemain, minimal 25 persen dari nilai kontrak.

“Tentang kontrak, kami serahkan ke klub. Apa yang pernah disampaikan terkait pemberian gaji 25 persen, itu kan (hanya) berlaku pada 2020. Soal 25 persen kan kebijakan musim lalu. Kalau musim ini, kami serahkan ke kawan-kawan klub,” beber Sekjen PSSI Yunus Nusi dalam wawancara virtual terkait pembatalan kickoff Liga 1 dan Liga 2, Selasa (29/6).

Musim ini, Laskar Sambernyawa layak disebut Los Galacticos, The Dream Team, atau apalah namanya. Seperti dilansir dari transfermarkt.co.id, M. Abduh Lestaluhu jadi pemain termahal di Persis. Jebolan Persikabo 1973 tersebut nilai pasarnya Rp 4,35 miliar.

Posisi kedua, ada tiga nama dengan nilai pasar Rp 3 miliar. Sebut saja el capitano Eky Taufik (Persela Lamongan), Sandi Sute (Persija Jakarta), dan Delvin Rumbino (Barito Putera). Sedangkan Ferdinand Sinaga yang baru dibajak dari Persib Bandung, nominalnya di kisaran Rp 2,17 miliar.

Hadirnya nama-nama tenar ini, tak lepas dari tangan dingin Kaesang Pangarep, Kevin Nugroho, dan Aga Thohir. Nama terakhir merupakan putra Menteri BUMN Erick Thohir. “Nggak tahu. Nggak ngitung,” singkat Komisaris Persis Solo Kevin Nugroho saat ditanya nominal transfer pemainnya.

Media Officer Persis Solo Bryan Barcelona menambahkan, nominal di data transfermarkt.co.id dengan kondisi riil beda jauh. “Tak semua acuannya harus ke transfermarkt. Padahal mungkin untuk mendapatkan satu pemain, angkanya bisa jauh dari nominal yang tercatat di sana. Dan kami juga tak akan beri tahu berapa harganya. Karena itu ranah internal kami,” terangnya.

Manajemen Persis sadar, ada sejumlah poin-poin yang disepakati dengan kubu pemain. Namun, bukan regulasi musim lalu sebesar 25 persen yang dipakai.

“Kami dapatkan pemain dengan nilai kontrak khusus. Hampir sebagian besar pemain, termasuk beberapa yang dari Liga 1, kami kontrak bukan cuma semusim. Ada juga yang sampai tiga musim. Karena kami merekrut pemain untuk jangka panjang. Harapannya bisa jadi kerangka tim, andai nanti promosi ke Liga 1,” imbuh Bryan. (nik/fer) Editor : Syahaamah Fikria
#bursa transfer pemain persis #persis solo #market value pemain persis #Kaesang Pangarep