Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Manajemen Persis Solo: Main Diluar Jawa, Siapa Takut!

Damianus Bram • Jumat, 23 Juli 2021 | 19:54 WIB
TERBANG: Kiper Persis Solo M. Fahri berlatih di Stadion UNS, beberapa pekan lalu. Persis tak risau jika harus main di luar Jawa. (OFISIAL PERSIS SOLO FOR RADAR SOLO)
TERBANG: Kiper Persis Solo M. Fahri berlatih di Stadion UNS, beberapa pekan lalu. Persis tak risau jika harus main di luar Jawa. (OFISIAL PERSIS SOLO FOR RADAR SOLO)
SOLO – Tingginya penyebaran Covid-19 di Jawa dan Bali, membuat pemerintah menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Diperpanjang hingga 25 Juli. Kondisi tersebut membikin PSSi dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi galau. Hingga muncul wacana menggelar kompetisi di luar Jawa.

Menanggapi wacana tersebut, manajemen Persis Solo pasrah. Tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut pilih serahkan semua kebijakan di tangan PSSI dan LIB.

“Kami belum terima surat resmi (penunjukan tuan rumah Liga 1 dan Liga 2 dari PSSI dan LIB). Tapi apapun konsekuensinya, tim sangat siap main di mana pun. Kami harus bisa menyesuaikan kompetisi,” terang Media Officer Persis Solo Bryan Barcelona kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (22/7).

Musim ini, skuad asuhan Eko Purdjianto pasang target tinggi. Juara Liga 2 sekaligus promosi Liga 1 musim depan. Sebelum menyeruak kabar kompetisi digeber di luar Jawa, sempat mencuat rencana Stadion Manahan sebagai host. “Kami selalu siap dalam situasi apa pun. Karena dari segi persiapan, Persis sudah siap tempur,” imbuh Bryan.

Sebelumnya, LIB mengapresiasi usulan sejumlah klub luar Jawa. Mereka ingin Liga 2 digeber di Sumatera atau Kalimantan. Mengingat dua wilayah tersebut cukup ideal dan memiliki fasilitas stadion mumpuni.

Direktur Utama (Dirut) PT LIB Akhmad Hadian Lukita mengaku, cukup realistis Liga 2 digeber di luar Jawa.  Dari daftar calon tuan rumah yang masuk ke LIB, lima di antaranya berasal dari Sumatera dan Kalimantan. Yakni PSMS Medan (Stadion Teladan), Sriwijaya FC (Stadion Jakabaring Palembang), PSPS Riau (Stadion Kaharudin Nasution Pekanbaru), Kalteng Putra (Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya), dan Persiba Balikpapan (Stadion Batakan).

“Sampai saat ini kami masih lakukan kajian dari segala kemungkinan. Masih dibahas tim kompetisi di bawah direktur operasional (Sudjarno),” terang pria yang akrab disapa Luluk tersebut kepada Jawa Pos.

Khusus Liga 2, sejauh ini belum ditentukan format kompetisinya. Sebelumnya, LIB usulkan 24 kontestan dibagi dalam empat wilayah. Namun, usulan itu tuai pro dan kontra. Karena mayoritas klub meminta kompetisi dibagi dua wilayah. (raf/JPG/nik/fer/dam) Editor : Damianus Bram
#Manajemen Persis Solo #persis solo #liga 2 2021 #Host Liga 2 Musim Ini #PT Liga Indonesia Baru