Sudah dua pekan pemain asal Magetan ini berlatih di Solo. Sebelumnya, mereka merupakan bagian dari skuad Putri Plaosan.
“Alhamdulillah kami dipercaya untuk membina pemain tim tetangga, yakni Putri Plaosan. Jadi, anak-anak dari Putri Plaosan ikut latihan,” terang Sekretaris Umum (Sekum) Putri Surakarta Dede Irawan kepada Jawa Pos Radar Solo.
Selain silaturahmi, bergabungnya pemain Putri Plaosan juga bagian dari sinergi antara kedua klub. Tujuannya, talenta mereka bisa berkembang. Dan ke depan bisa unjuk gigi sekaligus menambah kedalaman skuad Putri Surakarta di berbagai turnamen.
“Saya makin senang, anak-anak (Putri Surakarta) pandai membaur dengan pemain mereka (putri Plaosan) saat latihan. Jadi, teman-teman dari Plaosan merasa nyaman,” imbuh Dede.
Sejauh ini, puluhan pemain bergabung di Putri Surakarta. Berasal dari berbagai daerah, usia, dan latar belakang pendidikan. Mayoritas masih berstatus pelajar. Latihan rutin diproyeksi untuk mengikuti beberapa kejuaraan, tahun ini.
Sementara itu, Putri Surakarta memiliki sinergi cukup kuat dengan beberapa klub. Selain Putri Plaosan, juga harmonis dengan Putri Jakarta. Bahkan, saat Putri Surakarta terjun di turnamen pramusim Liga Topskor, akan diperkuat sejumlah pemain Putri Jakarta. Dijadwalkan, turnamen ini digeber di ibu kota, dalam waktu dekat.
“Tujuan kami, semoga animo perempuan berlatih sepak bola semakin berkembang di berbagai kota. Supaya pembinaan pemain bola wanita terus bergairah,” tandas Dede. (nik/fer)
Editor : Syahaamah Fikria