Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kontingen Indonesia Pakai Pakaian Adat Pembukaan Paralimpiade Tokyo

Damianus Bram • Kamis, 26 Agustus 2021 | 00:47 WIB
NASIONEALISME: Atlet Indonesia pembawa bendera Merah Putih saat defile pembukaan Paralimpiade Tokyo 2020. (ISTIMEWA)
NASIONEALISME: Atlet Indonesia pembawa bendera Merah Putih saat defile pembukaan Paralimpiade Tokyo 2020. (ISTIMEWA)
KONTINGEN Indonesia kenakan baju tradisional saat defile pembukaan Paralimpiade Tokyo 2020 di Olympic Stadium, tadi malam. Yakni baju adat Sumatera, Bali, Kalimantan, dan Papua. Bukan tanpa alasan, karena mereka mewakili keindahan dan keragaman budaya.

Baju adat tersebut merupakan karya desainer asal Kota Solo Rory Wardana Poesponingrat. Mengangkat tema “Ratna Mutu Manikam”. “Artinya, kumpulan permata yang berkilau,” ungkap Wakil Sekjen National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Rima Ferdiyanto, kemarin (24/8)

Baju itu dikenakan dua atlet pembawa bendera Merah Putih. Yakni atlet menembak asal Solo Hanik Puji Astuti dan atlet atletik asal Bandung Jaenal Aripin. Karena gunakan kursi roda, mereka didampingi sesama atlet, yakni Ajeng Widha Paramitha dan Purwo Adi Sanyoto.

Di belakang mereka, berjalan rombongan para atlet dan ofisial NPC Indonesia. Mereka kenakan jaket yang juga rancangan Rory Wardana. Didominasi warna merah dan putih. Lambang Garuda terbuat dari kuningan tebal, disematkan di dada kanan atas. Bersanding dengan lambang Paralimpiade di dada kiri. Sedangkan di bagian punggung, bergambar peta Indonesia.

Selain itu, Rory Wardana juga menambahkan motif batik parang. Jaket ini biasa dikenakan dalam acara pesta atau kegiatan semiformal. Desainnya cukup sporty, dinamis, dan trendi. Namun tetap memberikan kesan elegan saat dikenakan atlet.

“Kami ikut mempromosikan kebudayaan Indonesia dalam defile Paralimpiade Tokyo 2020. Kami terjunkan 23 atlet di tujuh cabang olahraga (cabor). Kami pasang target satu emas di Tokyo,” imbuh Rima. (nik/fer/dam) Editor : Damianus Bram
#Kontingen Indonesia Pakai Pakaian Adat #Kontingen Indonesia #Pembukaan Paralimpiade Tokyo 2020 #paralimpiade tokyo 2020