Kontestan yang pasti terjun, yakni PSIP Pemalang, Persika Karanganyar, Persipa Pati, Ebod Jaya Kebumen, Persebi Boyolali, Persekap Kabupaten Pekalongan, Persik Kendal, Persibat Batang, PSDB United Demak, Persip Pekalongan, Persitema Temanggung, Persab Brebes, PSISa Salatiga, Persikaba Blora, PSIR Rembang, BJL 2000 semarang, Persak Kebumen, PSD Demak, dan PSIW Wonosobo
Selain 19 nama di atas, sejatinya ada beberapa klub lainnya yang sudah mengumbar informasi di media sosial, bahwa timnya bakal ambil bagian. Seperti Persiku Kudus, hingga Slawi United. Mereka mengabarkan sudah mempersiapkan diri untuk kembali eksis. Bahkan beberapa tim itu sudah membuka informasi seleksi pemain.
Sementara ini, asprov masih membuka kans bagi klub-klub lain untuk mendaftarkan diri. Maksimal hingga akhir Agustus. Dijadwalkan, Liga 3 Zona Jateng bakal digeber awal Oktober.
”Soal siapa saja lawan yang akan dihadapi, kami siap. Kami yakin, antusias peserta cukup tinggi musim ini,” terang Manajer Persebi Boyolali Kukuh Hadiatmo kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (31/8).
Terkait peta kekuatan, Kukuh mengaku sulit memprediksikan. Mengingat sudah dua tahun kompetisi vakum.
”Kondisinya sekarang semua sama. Karena pandemi banyak yang vakum. Waktu persiapan hanya dua bulan. Kendalanya sama. Waktu persiapan mepet. Tapi, kami tidak mau melihat tim lain. Fokus kami membangun tim dulu. Kami optimistis bisa memberikan yang terbaik di Liga 3 nanti,” ujarnya. (nik/fer/dam) Editor : Damianus Bram