“Pertandingannya kata anak-anak seru. Kebetulan saya belum di Jakarta. Tapi informasinya BMIFA diperkuat beberapa pemain Arema Putri,” terang Sekum Putri Surakarta Dede Irawan kepada Jawa Pos Radar Solo Selasa (14/9).
Putri BMIFA masih jadi pemuncak klasemen grup B, setelah di pertandingan pertamanya (13/9) tim asal Tangerang tersebut menang tiga gol tanpa balas saat bertemu Calciatore SS Jakarta.
Putri Princes WSS masih memiliki peluang. Tim ini masih memiliki dua laga sisa di babak penyisihan grup. Yakni dijadwalkan akan melawan Calciatore (15/9), dan Matrix Putra B (16/9).
Sementara itu Bina Sentra Putri yang di laga perdananya hanya bisa meraih satu poin usai ditahanseri wakil Surakarta, ternyata di laga keduanya di turnamen ini sedikit ngamuk. Matrix Putri B dibuat tertunduk lesu usai kalah 10 gol tanpa balas di laga kemarin.
Di lain sisi Putri Princess Wijaya Saputra Surakarta sendiri adalah gabungan dari tiga klub dari kota berbeda. Putri Surakarta, Putri Jakarta, dan Princess Wijaya Saputra FC Subang berkolaborasi untuk membentuk tim bernama Putri Princess Wijaya Saputra Surakarta, yang khusus terjun di ajang ini.
“Target kami tentu ingin menjadi juara. Tapi tujuan utama adalah semoga jam terbang anak-anak didik kami terus meningkat dengan keikutsertaan mereka di ajang ini,” tuturnya.
Sementara itu turnamen ini sendiri diikuti sembuilan klub. Persaingan di grup A juga sama ketatnya. Di hari pertama (13/9) Putri Mandiri Jakarta tumbang Banten Selection Tangerang 1-2. Sedangkan kekalahan lebih menyesakkan dirasakan oleh Young Boys Women, saat kalah telak 0-4 dari Putri JP (Jaya Putra). Di hari kedua, Banten Selectrion sukses menjegal Young Boys 3-0. Skor lebih besar diraih Putri JP, yang menang 6-0 atas Putri Mandiri. (nik) Editor : Niko auglandy