Ada tiga klub jadi buah bibir paling utama. Yakni Persis Solo, AHHA PS Pati, dan Rans Cilegon FC. Salah satu alasannya, tentu lantaran hadirnya public figure yang gabung di tim tersebut.
“Pamor Liga 2 benar-benar meroket. Tak bisa berbohong bahwa hadirnya para artis dan public figure semakin membuat semarak liga Indonesia,” terang Dirut PT Liga Indonesia Baru Akhmad Hadian Lukita kepada Jawa Pos Radar Solo.
“Seiring jadi sorotan, kini pertandingan Liga 2 juga semakin dilirik pihak televisi untuk bisa ikut disiarkan seperti Liga 1. Hampir semua laga akan disiarkan, baik di TV nasional, maupun TV online,” sambungnya.
Seperti diketahui, Persis Solo saat ini kehadiran Kaesang Pangarep yang kini jadi pemilih saham terbanyak di PT Persis Solo Saestu (PSS), PT yang mengelola klub Persis Solo. Menteri BUMN Erick Thohir juga jadi bagian dari Persis setelah ikut membeli saham di PT PSS.
Di AHHA PS Pati atau yang masih diakui bernama PSG Pati, sosok Youtuber Ahha Halilintar memberi warna tersendiri setelah mengakuisisi klub asal Jateng tersebut.
Di klub lain, artis Raffi Ahmad benar-benar membuat gebrakan. Dia membeli saham klub Cilegon United dan merubah namanya jadi Rans Cilegon FC. Klub ini kini terjun di Liga 2. Bahkan Rans juga mendaftarkan diri untuk bisa terjun di kompetisi bola basket profesional, IBL.
“Adanya public figure memang membuat gebrakan besar dalam industri sepakbola. Saat ini banyak pengusaha muda berlabel artis atau public figure yang mulai melirik sepakbola untuk bisa dikembangkan. Saya senang. Kabarnya ada beberapa sosok lainnya yang mulai ikut tertarik mengikuti jejak Kaesang dan Atta,” tutur Lukita.
Artis Gading Martin kini juga sudah resmi membeli saham di klub Liga 3 Persikota Tangerang.
“Gading sudah resmi terjun. Ini Baim Wong (artis) juga tengah menimang-nimang untuk ikutan terjun juga. Saya yakin industri sepakbola semakin berwarna dengan hadirnya mereka. Sisi entertaiment-nya tentu akan lebih tergarap,” ujarnya.
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka juga mengaku senang melihat sekarang banyak anak-anak muda yang konsen masalah olahraga. Mulai dari Atta, Kaesang hingga Raffi Ahmad. Terlebih mereka membesarkan klub Liga 2 dari daerah, bukan ibu kota.
"Itu sangat luar biasa sekali. Apalagi yang diambil klub-klub Liga 2 dan itu luar biasa sekali," katanya.
Kedepan, Gibran pun mengajak teman-teman pengusaha sukses siapa pun, ataupun tokoh-tokoh masyarakat untuk membantu dan lebih konsen lagi pada olahraga. "Ini luar biasa sekali ketika ada pengusaha sukses membantu klub-klub di daerah," pungkasnya.
PT LIB selaku operator Liga 1 dan Liga 2 sadar kompetisi tengah digelar dalam masa transisi. Dimana demi antisipasi penyebaran Covid-19, pertandingan digelar tanpa penonton. Itu artinya klub tak bisa memaksimalkan pendapatan dari tiket penonton. Sisi sponsor dan penjualan merchendise jadi salah satu solusi untuk sebuah klub bisa terus eksis, bersaing tanpa masalah kebimbangan finansial.
“Ini kami tengah mencari berbagai solusi. Semoga dalam waktu dekat banyak hal bisa dikembangkan,” tuturnya.
Sementara itu pekan pertama grup C sudah selesai digelar di Stadion Manahan. Persis Solo sukses menang 2-0 atas AHHA PS Pati, lalu PSCS Cilacap sukses menang tipis 1-0 atas PSIM Jogja, dan Persijap Jepara ditahan seri 1-1 Hizbul Wathan FC. Atas situasi ini, untuk sementara Persis jadi capolista. (nik)
Editor : Niko auglandy