Pemilik baru Newcastle United akan memasuki St. James Park setelah membeli klub itu dari Mike Ashley. Putra Mahkota Mohammed bin Salman sebagai anggota dari organisasi Public Investment Fund (PIF) adalah salah satu pendorong di balik uang 300 juta poundsterling yang digunakan untuk membeli klub ini.
Mohammed bin Salman menjadi Putra Mahkota Arab Saudi sejak 2017 sekaligus sebagai wakil perdana menteri Arab Saudi, ketua dewan, serta menteri pertahanan
Kekayaan yang dimiliki secara kolektif oleh PIF Arab Saudi yang diperkirakan mencapai 320 illiar poundsterling tentu saja akan membuat klub lain merasa minder. Terlebih Manchester City sebagai klub ke-2 pemilik paling kaya hanya memiliki sekitar 23 milliar poundsterling. Jumlah yang bahkan tidak mencapai 10 persen dari harta kekayaan PIF Arab Saudi.
Dikutip dari pif.gov.sa, grup investasi yang dipimpin oleh PIF, dan juga terdiri dari PCP Capital Partners dan RB Sports & Media yang merupakan grup investasi, telah memutuskan untuk mengakuisisi 100 persen dari Newcastle United Limited dan Newcastle United Football Club Limited dari St. James Holdings Limited. Semua persetujuan yang diperlukan telah diperoleh dari Liga Premier Inggris dan akuisisi selesai pada 7 Oktober 2021.
PIF atau Dana Investasi Publik merupakan grup investasi yang terdiri dari investor jangka yang memiliki keyakinan penuh pada kesuksesan suatu klub di masa depan.
Keputusan dari PIF dalam mengakuisisi Newcastle United merupakan kesimpulan dari proses panjang sehingga mencapai kesepakatan yang memungkinkan grup investasi mencapai suatu prospek yang dinilai menguntungkan semua pemangku kepentingan.
Kesepakatan investasi ini dinilai menguntungkan dan akan membuat Newcastle United berada di posisi yang tepat untuk mengejar strategi jangka panjang yang jelas. (mga/ria) Editor : Syahaamah Fikria