Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Persis Solo dan PSIM Jogja Sempat Kompak dan Sangat Harmonis

Niko auglandy • Senin, 11 Oktober 2021 | 17:49 WIB
Pertandingan Persis Solo melawan PSIM Jogja di Stadion Manahan, 2011 silam. (DOK. RADAR SOLO)
Pertandingan Persis Solo melawan PSIM Jogja di Stadion Manahan, 2011 silam. (DOK. RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID - Kedekatan PSIM Jogja dan Persis Solo, ternyata muncul awalnya karena memang ada kultur dari trah yang sama, yakni Mataram Islam yang sama-sama pernah berakar di dua kota tersebut.

“Dapat dikatakan bahwa dulunya, sebenarnya kedua klub ini saling mendukung dari segi organisasi. Apalagi kedua klub klub ini termasuk dalam tujuh klub pendiri PSSI,” ujar pengamat sejarah sepak bola era kolonial Ferry Widyatama kepada Jawa Pos Radar Solo.

Fery juga mencatat bahwa keterkaitan antara kedua klub ini terjadi pada saat peresmian Stadion Sriwedari di Kota Solo, 1933 silam. Dimana setelah dilaksanakannya pidato oleh R. Ng. Reksodiprojo dilanjutkan dengan diadakannya sebuah pertandingan antara PSIM melawan Persis.

“Uniknya, dulu kedua klub ini malah sering sekali mengadakan sebuah pertandingan sepak bola yang salah satunya juga mengundang klub-klub anggotanya masing-masing. Salah satunya ialah ketika PSIM Mataram mengadakan sebuah turnamen sepak bola untuk memperingati hari ulang tahun Paku Alam dengan mengundang anggota Persis Solo, yaitu Romeo,” tuturnya.

Persaingan dan pertandingan sarat gengsi semakin melekat ketika Persis Solo dan PSIM Jogja bertemu di lapangan hijau yang sama. Tak salah jika akhirnya predikat "Derby Mataram" jadi penggambaran atas terselenggaranya laga kedua tim tersebut. (nik) Editor : Niko auglandy
#liga-2 #psim jogja #persis solo