Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Wahyu Tri Nugroho: Harus Cepat Move On

Damianus Bram • Jumat, 15 Oktober 2021 | 14:00 WIB
TEKEL BRUTAL: Kapten Persis Solo Eky Taufik (kanan) mengerang kesakitan usai diterjang pemain PSIM Jogja dalam penyisihan Grup C Liga 2 di Stadion Manahan, Selasa (12/10) kemarin. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
TEKEL BRUTAL: Kapten Persis Solo Eky Taufik (kanan) mengerang kesakitan usai diterjang pemain PSIM Jogja dalam penyisihan Grup C Liga 2 di Stadion Manahan, Selasa (12/10) kemarin. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
SOLO – Hasil kurang impresif dalam dua laga terakhir penyisihan Grup C Liga 2 sudah dilupakan Persis Solo. Eky Wahyu dkk sudah berkomitmen untuk bangkit di laga selanjutnya. Tepatnya saat menjamu Hizbul Wathan FC (HWFC) di Stadion Manahan, Senin (18/10) pekan depan.

Laju Persis di tiga laga awal agak tersendat. Usai menjungkalkan PSG Pati dengan skot 2-0, dua laga terakhir justru berakhir imbang. Tepatnya saat diimbangi Persijap Jepara (1-1) dan PSIM Jogja dengan skor kacamata.

Memang, jarak Laskar Sambernyawa –julukan Persis Solo– dengan pemuncak klasemen sementara Grup C PSCS Cilacap lumayan jauh. Terpaut 4 poin. Namun, skuad asuhan Eko Purdjianto masih berada di jalur perburuan tiket babak delapan besar. Dengan catatan bisa memaksimalkan tujuh laga tersisa di depan mata.

“Semua Pemain ingin memenangi setiap laga. Karena kami juga punya target. Kompetisi masih panjang. Kami harus cepat move on. Kami akan terus berusaha (tampil) lebih baik lagi di laga selanjutnya,” ungkap kiper utama Persis Solo Wahyu Tri Nugroho, kemarin (14/10).

WTN menegaskan, hasil seri dalam Derby Mataram versus  PSIM, Selasa (12/10), meleset dari target. Dia juga meminta maaf kepada pendukung setia Persis. Sekaligus membantah kehilangan motivasi gara-gara tanpa dukungan suporter dari atas tribun.

“Semua pemain sangat antusias memenangkan pertandingan. Termasuk melawan PSIM Jogja. Namun, banyak peluang yang tercipta, semuanya gagal,” imbuhnya.

Eks portiere Bhayangkara FC ini juga mengapresiasi dukungan moril dari pendukung Persis, sebelum tampil di Derby Mataram. Ketika ratusan suporter mendatangi mes pemain untuk menyuntik motivasi Alberto “Beto” Goncalves dkk.

“Ekspektasi memang tinggi. Kami mau menang. Di lapangan kami sudah mencoba. Tapi hasilnya kurang maksimal,” klaim WTN. (nik/fer/dam) Editor : Damianus Bram
#Persis Solo vs PSIM Jogja #persis solo #Pemain Persis Solo #wahyu tri nugroho