“Kami apresiasi ke pemain yang mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk laga ini. Kami jalani taktik permainan berbeda. Supaya membuka peluang lolos ke babak berikutnya,” kata pelatih PSG Pati Joko Susilo.
Diakui eks pelatih Persik kediri tersebut, kans lolos ke babak delapan besar masih terbuka lebar. Namun, dengan sisa tiga laga di babak penyisihan, harapan tersebut tak semudah membalik telapak tangan. “Kami optimistis tapi tidak boleh takabur. Kami akan melangkah step by step. Jalani match per match. Ini penting untuk menentukan langkah kami selanjutnya. Harapannya, selalu diberi kemenangan,” bebernya.
Java Army –julukan PSG Pati– memang sedang dalam tren positif selepas jeda kompetisi. Di putaran kedua ini, mereka belum pernah kalah. Hasil dua kali menang dan sekali imbang. “Progres memang ada, tapi tidak signifikan. Saya juga belum puas. Permainan masih belum sesuai filosofi yang saya usung,” ujarnya. (nik/fer) Editor : Niko auglandy