Giat pengamanan ini untuk mengantisipasi penumpukan massa. Termasuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi, perilaku Jakmania tersebut dinilai melanggar protokol kesehatan (prokes). Karena ada sebagian yang tidak mengenakan masker. Bahkan, ada juga yang kedapatan membawa minuman keras (miras) jenis ciu.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak melalui Kabag Ops Kompol I Ketut Sukarda mengaku, oknum Jakmania yang diciduk berasal dari beberapa daerah.
“Jadi adanya pergeseran suporter Jakmania lokal. Mereka ada yang dari Wonosobo hingga Jogjakarta yang datang ke Stadion Manahan,” paparnya.
Ratusan oknum jakmania tersebut diamankan di Mapolresta Surakarta untuk pendataan identitas diri maupun kelengkapan surat kendaraan. “Pemilik sepeda motor diseleksi. Jika surat-suratnya lengkap, kami pulangkan bertahap. Jika tidak lengkap kami tilang,” imbuhnya.
Sukarda menegaskan, sedari awal pengamanan el clasico antara Persija kontra Persib berjalan maksimal. “Semua tim juga sudah kembali ke hotel dengan pengamanan maksimal. Sehingga kerumunan suporter seperti ini bisa kami antisipasi. Juga untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya. (nik/fer) Editor : Niko auglandy