Dengan hasil ini, Persika makin terjerembab di juru kunci grup F dengan tabungan satu poin dari tiga laga yang sudah dijalaninya. Sebelumnya Persika hanya bisa meraih poin saat menahan seri Persak Kebumen 2-2. Sedangkan, Rabu siang (23/11), Persika kalah 0-2 dari PSIP Pemalang.
Dengan dua kali kalah beruntun ini, peluang Persika untuk lolos ke babak semifinal sepertinya akan tertutup. Hal ini lantaran empat klub di atasnya memiliki poin yang lebih prestise untuk saling jegal di laga terakhir. Walau begitu Persika masih memiliki satu jatah bertanding, yakni melawan PSIR Rembang, Sabtu (27/11).
Usai kalah dari PSISa, Pelatih Kepala Persika Benny Andryiawan Wahyudi tidak bisa menutupi kekecewaannya. “Sudah tidak ada harapan sepertinya, hanya sebuah keajaiban saja yang bisa buat kami lolos. Itupun kalau ada mukjizat. Tapi saya tetap menganggap pemain kami sebagai pahlawan. Pesan saya kedepannya, semoga anak-anak ini pemain bisa tetap dipertahankan klub,” ujar Benny usai laga. (rud/nik) Editor : Niko auglandy