Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Persebi Boyolali, Gagal Menjadi Juara Liga 3 Jateng

Niko auglandy • Jumat, 17 Desember 2021 | 22:05 WIB
Kapten Persebi Boyolali Dedi Cahyono menerima trofi juara dua Liga 3 Zona Jateng, kemarin (15/12).
Kapten Persebi Boyolali Dedi Cahyono menerima trofi juara dua Liga 3 Zona Jateng, kemarin (15/12).
RADARSOLO.ID – Persebi Boyolali gagal mencatat tinta emas di gelaran Liga 3 Zona Jateng musim ini. Alih-alih bisa juara, tim berjuluk Laskar Pandanarang ini malah dibantai lima gol tanpa balas oleh Persipa Pati. Pada partai final yang berlangsung di Stadion Moch. Soebroto Magelang, kemarin sore (15/12).

Biang kegagalan Persebi tak lepas dari gol cepat lawan. Persipa sudah unggul sejak menit ke-5 via tendangan bebas Faris Y. Suaib. Berbagai usaha dilakukan skuad asuhan Gatot Barnowo untuk membalas ketertinggalan. Termasuk dua kali tendangan bebas Joko Sasongko yang masih bisa di-block kiper lawan.

Kondisi kian rumit bagi Persebi, setelah hujan deras mengguyur Kota Magelang. Aliran bola yang tidak lancar, justru menguntungkan bagi kubu Persipa. Buktinya, Laskar Saridin (julukan Persipa Pati) menggandakan skor di menit ke-50. Tendangan keras eks striker Persis Solo ini menggetarkan jala Persebi yang dikawal Safaat.

Teman-teman sempat down karena kebobolan di menit awal. Tadi juga terkendala hujan. Kami yang biasa main pendek, tapi karena lapangan tergenang air membuat strategi tidak berjalan maksimal. Akhirnya main bola panjang,” ujar el capitano Persebi Dedi Cahyono usai laga.

Kesialan kian mendera skuad asal Kota Susu, setelah Ridwan Adimas di-espulso wasit pada menit ke-61. Buntut terjangan kerasnya ke pemain lawan di dalam kotak terlarang. Tanpa ragu, wasit menunjuk titik putih. Tri Handoko yang maju sebagai algojo, gagal menjalankan tugasnya. Tendangannya berhasil diblok Safaat.

Memasuki menit ke-71, penderitaan Persebi bertambah. Mereka harus bermain dengan sembilan pemain, setelah bek Aan Priyono dikartu merah wasit. Alhasil Persipa mampu menambah tiga gol melalui hat-trick Tri Handoko menit ke-74 dan 80. Plus tambahan sebiji gol dari sundulan Ali Koroy menit ke-83.

“Kami kecolongan di babak pertama karena kesalahan kiper. Adik-adik sempat bangkit, sayang babak kedua terganggu cuaca dan kondisi lapangan. Mentality kami terganggu karena kehilangan banyak pemain. Ini jadi evaluasi kami agar pemain tidak ceroboh ketika melakukan pelanggaran,” keluh pelatih Persebi Gatot Barnowo. (nik/fer) Editor : Niko auglandy
#Persebi Boyolali #Persipa Pati