"Ini hasil dari rapat pengurus, dan kami ingin ada situasi yang lebih baik. Jadi tak dilanjutkan bukan karena soal kalah di final. Toh kalah dan menang kami masih tetap lolos ke babak Liga 3 nasional," terang Manajer Persebi Boyolali Kukuh Hadiatmo kepada Jawa Pos Radar Solo.
Ya seperti yang diketahui sebelumnya Persebi harus puas jadi runner up Liga 3 Jateng, setelah di partai final kalah dari Persipa Pati 0-5, dalam laga yang digelar di Stadion Moch. Soebroto Magelang, 15 Desember lalu.
Performa Persebi dibawah racikan Gatot Barnowo sejatinya cukup baik. Sebab di musim ini, Persebi baru kalah sekali, itupun terjadi di partai final. Sebelumnya sembilan laga dari babak penyisihan, 10 besar hingga semifinal, Persebi selalu menang.namun manajemen tentu yang lebih berhak untuk menentukan langkah Persebi kedepan akan seperti apa.
Alhasil Gatot Barnowo yang sejatinya berlabel pelatih yang sukses membawa PSCS Cilacap juara ISC-B 2016 dan PSIP Pemalang juara Liga 3 Jateng 2018, harus legawa tak lagi bersama Persebi musim ini.
Saat ini manajemen Persebi akhirnya sudah memutuskan menunjuk pelatih asal Solo, yakni Haryadi Poetoel. Di Liga 3 Jateng, Poetoel adalah asisten pelatih Gatot Barnowo di Persebi.
"Untuk penggantinya memang asisten pelatih kami yang statusnya kami naikkan jadi pelatih kepala, jadi coach Haryadi kami anggap pantas untuk mengisi posisi ini. Dia juga dekat dengan pemain, dan sering memberi motivasi. Jadi kami sangat yakin dia sangat pantas ada di posisi ini," tutur pria yang akrab disapa Tatang tersebut.
Saat ini Persebi juga masih menjalani latihan di bawah komando coach Haryadi, yang mana ini untuk persiapan jelang Liga 3 babak nasional yang akan dimulai pertengahan Januari mendatang. (nik) Editor : Niko auglandy