Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Gonjang-Ganjing Tim Putri Persis Solo Untuk Liga 1: Tenang, Ada Putri Surakarta

Damianus Bram • Sabtu, 22 Januari 2022 | 14:00 WIB
Tim Sepakbola Putri Surakarta. (RADAR SOLO PHOTO)
Tim Sepakbola Putri Surakarta. (RADAR SOLO PHOTO)
SOLO - Sudah naik kasta ke Liga 1, Persis Solo wajib membentuk tim U-16, U-18, dan U-20, proyeksi Elite Pro Academy (EPA) musim depan. Selain itu, wajib ancang-ancang membangun tim putri proyeksi Liga 1 Putri. Meskipun, belum ada kepastian apakah musim depan seluruh kontestan Liga 1 wajib mengikuti kompetisi putri.

Bicara komposisi untuk mengisi slot Persis Putri, Persis Girl atau apalah nanti namanya, manajemen Laskar Sambernyawa tidak perlu gundah gulana. Karena talenta Srikandi sepak bola di Kota Bengawan melimpah. Sudah diwadahi Putri Surakarta, yang sering malang melintang di sejumlah kompetisi. Menariknya, Putri Surakarta memiliki segudang pemain dari berbagai kelompok umur.

“Soal tim putri Persis, belum ada pembahasan. Tapi kami siap kalau memang harus membentuknya,” terang Media Officer Persis Solo Bryan Barcelona, kemarin (21/1).

Putri Surakarta tercatat mulai eksis sejak tujuh tahun silam. Saat ini mereka berlatih di lapangan Jajar, Kecamatan Laweyan. Soal materi pemain, cukup banyak talenta yang dimiliki. Rata-rata masih belia. Bahkan, dua nama sempat dipanggil mengikuti training center (TC) timnas.

Dimulai dari pemanggilan striker Bunga Syifa untuk menjalani TC di Jakarta, Juni lalu. Tim ini dibentuk, proyeksi ajang SEA Games 2021. Sayangnya, hingga detik ini belum ada kejelasan terkait jadwal pastinya.

Beberapa bulan berselang, giliran striker muda Sela Seviany yang dipanggul TC timnas. Timnas ini diproyeksi menjalani kualifikasi Piala Wanita Asia di Tajikistan. Meskipun pada akhirnya, Sela gagal menembus tim inti.

Manajemen Persis tak menutup mata akan kiprah Putri Surakarta. “Kalau ada yang bagus kualitasnya, nanti bisa dibicarakan (dengan manajemen Putri Surakarta,Red),” imbuh Bryan.

Saat dikonfirmasi terkait pembentukan tim putri Persis, Sekretaris Umum (Sekum) Putri Surakarta Dede Irawan mengaku belum mendapat tawaran. “Belum ada obrolan. Tapi kalau Persis butuh bantuan kami siap. Atau boleh juga, misalnya kami dipercaya membantu membentuk tim, juga siap,” ujarnya.

Sebelumnya, Putri Surakarta didampingi Presiden DPP Pasoepati Maryadi “Gondrong” Suryadharma mendapat kesempatan audiensi dengan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka di balai kota. Salah satunya membahas fasilitas latihan. Dede mengaku keberadaan timnya mendapat apresiasi dari Gibran.

“Dulu waktu ketemu Mas Gibran tidak membahas ke arah sana (pembentukan tim putri Persis, Red). Soal kompetisi Liga 1 Putri juga tidak dibahas. Kami fokus pembinaan pemain dulu. Kami sampaikan ke mas wali terkait pengembangan potensi pemain putri di Solo,” bebernya.

Sementara itu, Maryadi “Gondrong” siap mendukung pembentukan tim putri Persis. Dia mengakui, sejumlah penggawa Putri Surakarta layak bergabung. Soal jam terbang, sudah teruji dalam rangkaian ekshibisi dan turnamen.

“Kalau bisa bersinergi, ya bangus sekali untuk Persis Solo dengan Putri Surakarta. Tapi soal perekrutan pemain, itu ranah pelatih. Karena yang tahu kebutuhan tim ya pelatih,” ujar Gondrong.

Gondrong yang juga mantan dirigen Pasoepati ini menambahkan, sah-sah saja manajemen Laskar  Sambernyawa merekrut pemain dari klub lain. “Seperti Persis yang main di Liga 2 kemarin. Banyak pemain yang direkrut dari berbagai klub besar. Contoh juga Persis Youth yang merekrut banyak pemain timnas usia muda ataupun eks Garuda Select,” katanya. (nik/fer) Editor : Damianus Bram
#Klub Sepak Bola Wanita Putri Surakarta #Persis Putri #Putri Surakarta FC #Tim Putri Persis Solo #Persis Girl