Karya kolaborasi Persis x Malikas, tertuang dalam jersey musim 2021/2022. Tampil dengan desain berbeda, dibalut pattern yang lekat dengan identitas Malikas. Dia menceritakan secara singkat, titik awal kerja sama dengan Persis.
Kolaborasi ini muncul, dari tantangan yang diberikan Komisaris Utama Persis Solo Kevin Nugroho, beberapa waktu lalu. Malikas antusias menerima tantangan tersebut. Sehingga muncul sebuah karya yang segar, memadukan ciri khas local visual artist dengan sejarah panjang Persis.
“Sebenarnya tantangan itu buat nabrak sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Misal pakai warna di luar color palette yang biasa aku pakai. Di samping itu, aku juga dapat pengalaman baru soal karyaku,” terang Malikas, kemarin (24/1).
Malikas mengaku tak ada makna spesifik dalam pattern yang menghiasi jersey Persis x Malikas. Karya tersebut mengalir tanpa batasan tertentu.
“Aku tidak terlalu spesifik atau filosofis terhadap sesuatu. Aku membuat karya berdasarkan experience. Terakhir kali nonton Persis sekitar 2005 lalu saat masih SD. Dari situ aku melihat sisi semangat Persis dan suporter yang saling berdampingan. Euforia bersama entah menang ataupun kalah,” ujarnya.
Malikas membeberkan pemilihan medium jersey sebagai produk kolaborasi Persis x Malikas. “Waktu itu aku cari-cari media yang paling pas dan memungkinkan untuk diolah. Secara pribadi, jersey merupakan atribut yang sangat kental pada sebuah klub sepak bola. Selain warna dan ciri khas lain yang melekat,” tandasnya.
Sementara itu, jersey Persis x Malikas dijual secara eksklusif dan terbatas. Hanya dibuat 100 potong dan dijual di Persis Store. Tak heran, proyek kolaborasi ini mendapat sambutan hangat dari para suporter sejak hari pertama peluncuran. (nik/fer) Editor : Damianus Bram