Unggul kualitas, penggawa Laskar Sambernyawa Muda memulai laga dengan nyaman. Buktinya, mereka unggul tiga gol di paro pertama. Hasil kreasi Rholy Gogali pada menit ke-9, I Gusti Made Rendi Sanjaya (14’), dan Nadhif Girasta (25’).
Tiga gol tersebut tak lepas dari peran dua fullback, yang rajin naik hingga garis pertahanan AT Farmasi. Althaf Indie Alrizky yang menyisir sisi kanan menyumbang dua assists untuk Rholy dan Rendi. Sementara Faqih Maulana di sisi kiri, berkontribusi terhadap gol Nadhif.
Usai turun minum, beberapa pergantian dilakukan tim kepelatihan Persis Youth. Athallah Araihan yang masuk di babak kedua, langsung menjawab kepercayaan pelatih. Dia mencatatkan namanya di papan skor saat laga baru menginjak menit ke-54.
Pada menit ke-66, striker muda asal Jawa Timur Wahyu Agung Drajat Mulyono mendapat peluang emas di depan gawang. Sayang, tembakannya dari jarak dekat mampu ditepis kiper lawan.
Wahyu Agung akhirnya membayar kegagalanya pada menit ke-79. Eks Garuda Select tersebut menambah keunggulan bagi Persis Youth, sekaligus menutup pertandingan dengan skor 5-0.
Manajer Persis Solo Erwin Widianto mengaku, sejatinya Persis Youth menciptakan segudang peluang. Dan lagi-lagi, pasukan Laskar Sambernyawa Muda masih butuh ketenangan dalam mengonversikan peluang menjadi gol.
Kendati demikian, Erwin mengapresiasi kinerja skuad Persis Youth. Apalagi masih banyak waktu untuk bebenah, sebelum mengarungi EPA Liga 1 musim depan.
“Persis Youth memang kami persiapkan sebagai wadah bagi pemain masa depan tim senior Persis Solo dan timnas. Jadi, program latihan akan tetap berjalan. Kami berharap, mereka bisa terus mengasah skill dan kemampuannya,” terangnya usai laga. (nik/fer/dam) Editor : Damianus Bram