Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Harga Sepeda BMX Bikin Geleng Kepala

Damianus Bram • Kamis, 10 Maret 2022 | 18:12 WIB
SKILL MUMPUNI: Atlet BMX unjuk gigi dalam Indonesia BMX Festival di Terminal Tirtonadi, akhir pekan lalu. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
SKILL MUMPUNI: Atlet BMX unjuk gigi dalam Indonesia BMX Festival di Terminal Tirtonadi, akhir pekan lalu. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
SOLO – Eksistensi sepeda sebagai alat transportasi tradisional masih terjaga hingga saat ini. Selain untuk aktivitas sehari-hari atau tuntutan gaya hidup, sepeda juga digunakan untuk olahraga prestasi. Salah satu yang digemari kawula muda, yakni BMX.

Sepeda BMX dianggap olahraga ekstrem. Karena sering digunakan untuk freestyle, yang tidak sembarang orang mampu melakukannya. Menariknya lagi, harga satu unit sepeda BMX bisa bikin geleng kepala.

“Saya punya beberapa sepeda BMX dengan berbagai merek. Keluaran 1980-an harganya di atas Rp 20 juta. Beberapa saya dapat juga dari luar negeri,” ujar Direktur Indonesia BMX Festival Gandi Roseandri yang juga mengakui kolektor BMX, kemarin (9/3).

Diakui Gandi, harga BMX terbilang selangit. Karena ada nilai historis yang tak terkira harganya. “Perbandingan harga terletak pada frame-nya. Jenis dan modelnya juga banyak yang menarik dan unik,” imbuhnya.

Atlet BMX andalan Kota Solo, yang sempat terjun di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng tersebut mengakui, saat ini harga sepeda BMX khusus kejuaraan memang mahal. Dipengaruhi spesifikasi frame-nya. Semakin ringan frame, kian mahal harganya. Karena dengan frame ringan, catatan waktu yang ditorehkan bakal lebih cepat. Terlepas dari skill atlet masing-masing.

“Contohnya sepeda BMX untuk kejuaraan yang keluaran tahun 2000-an. Harganya bisa sekitar Rp 80 jutaan. Bahan frame-nya full carbon. Sangat enteng sekali kalau dibuat balapan. Selain mental dan jam terbang, namanya perlombaan, kualitas dan kondisi sepeda juga sangat berpengaruh,” bebernya.

Sementara itu, Indonesia BMX Festival yang digelar di Terminal Tirtonadi, Sabtu-Minggu (5-6/3), juga diisi kontes BMX. Terdapat puluhan BMX yang dipajang dengan berbagai bentuk dan keunikan.

“Saya lihat dari waktu ke waktu, penikmat BMX masih bagus. Harapan saya, semoga ke depannya makin banyak event BMX di gelar di berbagai daerah,” harapnya. (nik/fer/dam) Editor : Damianus Bram
#Harga Sepeda BMX #Indonesia BMX Festival #Sepeda BMX