Sayangnya tak semua pemain lokal mendapat kesempatan bermain. Hanya WTN yang diberi kepercayaan penuh. Posisinya sebagai kiper utama Persis bertahan dari babak penyisihan hingga laga perdana di babak 8 besar Liga 2 2021. Nama pemain lokal lainnya, hanya jadi penghangat tribun VVIP saat pertandingan. Bahkan beberapa nama seperti Arief, Irfan Jauhari hingga Yulius Pamungkas diputuskan untuk dipinjamkan ke klub Liga 2 dan Liga 3. Sedangkan Dika dan Yussa diputuskan turun ke tim Persis Youth.
Soal status pemain lokal yang suda bergabung sejak musim lalu, memang kedepannya belum ada kepastian. Apakah akan masuk skuad Persis di Liga 1 atau akan dipinjamkan.
Di lain sisi musim ini tentu potensi pemain lokal Solo diharapkan bisa muncul. Beberapa nama baru dilirik. Rumor yang sangat kuat adalah kabarnya gelandang bertahan Persita Tangerang Taufiq Febriyanto dilirik untuk bergabung dengan Persis. Dia adalah pria berusia 25 tahun kelahiran Sukoharjo.
Selama karirnya, Taufiq memang belum pernah berseragam Persis. Taufiq sempat meniti karir di beberapa klub di berbagai pulau. Mulai dari PS Bengkulu (2017), Persiwa Wamena (2018), PSS Sleman (2018), Persik Kediri (2019-2020), dan sudah dua musim dia berseragam Pendekar Cisadane (Persita). Sejak 2018, Taufiq merasakan ketatnya kompetisi Liga 1, dan dia termasuk jadi andalan di tim yang dibelanya.
Jika dilirik di Transfermarkt, harga pasaran Taufiq mencapai Rp 3,04 miliar. Dari 32 laga yang sudah dijalani Persita, Taufiq tercatat sudah bermain 24 kali. Untuk saat ini Taufiq memang jadi sosok satu-satunya asal Eks Karesidenan yang dirumorkan gabung Persis.
“Soal pemain baru siapa saja, saya enggan membocorkan. Yang pasti memang sudah ada pendekatan dengan beberapa sosok,” beber Media Officer Persis Solo Bryan Barcelona. (nik) Editor : Niko auglandy