Usai laga, pelatih Persis Solo Jacksen F. Tiago senang bukan kepalang. Maklum, pasukannya berhasil mengatasi perlawanan mantan klubnya. Pelatih asal Brasil ini menyebut, kunci sukses timnya terletak pada pemain ke-12.
Ya, tercatat lebih dari 4.600 pendukung setia Laksar Sambernyawa hadir di Stadion Gelora Bung Tomo. Militansi mereka menjadi suntikan motivasi bagi Eky Taufik dkk.
“Hadirnya Pasoepati dan suporter lainnya, memberi tanggung jawab besar ke pemain. Hadirnya mereka membuat mental pemain harus keluar. Dan pemain membalas aspirasi suporter, yang sudah jauh-jauh datang dari Kota Solo untuk memadati Gelora Bung Tomo,” ujar Jacksen.
Catatan lainnya, Jacksen memuji adaptasi yang dilakukan para pemain baru. Dia menganggap sudah nyetel dengan muka-muka lama. Termasuk sudah menjalankan permainan sesuai instruksinya. Padahal, mereka baru bergabung sepekan terakhir.
“Anak-anak baru saling mengenal dan langsung harus keluar dari tekanan Bonek dalam laga ini. Bonek tentu mengarahkan tekanan ke pemain kami. Tapi mereka bisa membalas keadaan dengan bermain baik. Persebaya main di kandangnya, atmosfernya tentu hebat. Dan itulah ujian buat pemain kami,” imbuhnya.
Sementara itu, Jacksen berharap atmosfer luar biasa di Stadion Gelora Bung Tomo, tetap terjaga hingga Liga 1 dimulai. Artinya, PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi, bisa berkaca dari kesuksesan dan kelancaran selama pertandingan tadi malam. Di mana laga ekshibisi tersebut dihadiri lebih dari 40.000 orang.
“Kami senang bisa mengawali sebuah pertandingan besar dengan atmosfer yang menarik. Dan pemain kami menunjukkan mental bagus. Jujur, kami tidak fokus pada hasil akhir. Tapi bagaimana pemain kami tampil, dengan persiapan singkat. Terbukti anak-anak bisa memberi tekanan ke tim lawan,” bebernya. (nik/fer) Editor : Damianus Bram