Lomba lari 5K dimuali pukul 05.45. mengambil start dari Pura Mangkunegaran. Peserta berlari keliling Pura Mangkunegaran, menuju Pasar Gede, balai kota, Jalan Slamet Riyadi, dan finis di Pura Mangkunegaran.
“Saya dipilih berangkat ke Solo. Senang sekali, setelah sekian lama akhirnya bisa ke Solo lagi. Saya sangat mendukung (event ini), karena membangkitkan semangat olahraga. Dan tentunya menunjang sektor pariwisata juga,” kata Pocari Sweat Athlete Alya Rohali.
Coporate Comunication PT Amerta Indah Otsuka Sudarmadi Widodo berharap, Pocari Sport (Run) Tourism bisa menggugah semangat masyarakat untuk berolahraga. Sekaligus mengenalkan destinasi wisata unggulan di kota penyelenggara.
“Harapannya dengan adanya sport tourism, orang makin semangat berolahraga dan berwisata. Dan mampu memberi dampak ekonomi, karena peserta yang terlibat juga datang, menginap, dan tentunya berbelanja,” katanya.
Disinggung pemilihan Kota Solo, Sudarmadi menilai potensi wisata di Kota Bengawan layak dikenalkan secara lebih luas. Mengingat 2020 lalu, Solo sempat terpilih sebagai lokasi Big Bang Run, setelah sebelumnya digelar di Bandung. Sayang rencana tersebut batal karena pandemi Covid-19. “Semoga ke depan bisa kami gelar (di Solo) dengan event yang lebih besar,” harapnya. (ves/fer/nik) Editor : Niko auglandy