Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Imbang, Laskar Mahesa Jenar Nyaris Kehilangan Muka

Damianus Bram • Sabtu, 18 Juni 2022 | 04:35 WIB
KECEWA: Pelatih Dewa United Nil Maizar (kiri) memprotes wasit saat melawan PSIS di Stadion Manahan, Jumat (17/6).  (M. IHSAN/RADAR SOLO)
KECEWA: Pelatih Dewa United Nil Maizar (kiri) memprotes wasit saat melawan PSIS di Stadion Manahan, Jumat (17/6). (M. IHSAN/RADAR SOLO)
SOLO - PSIS Semarang harus berterima kasih kepada Wahyu Prasetyo, saat meladeni Dewa United dalam laga lanjutan Grup A Piala Presiden 2022 di Stadion Manahan, kemarin (17/6). Gol sundulannya di masa injury time babak kedua, berhasil menyelamatkan Laskar Mahesa Jenar (julukan PSIS Semarang) dari kekalahan.

Meski diunggulkan, PSIS justru kecolongan via gol cepat Rangga Muslim menit ke-2. Setelah memanfaatkan kesalahan bek PSIS saat membuang bola. Beruntung, skuad asal Kota Lumpia berhasil menyamakan kedudukan, delapan menit berselang. Melalui sepakan Eka Febri, yang gagal dibendung kiper Dewa United M. Natshir Fadhil.

Selepas gol ini, kedua tim bermain lebih hati-hati. Apalagi kondisi lapangan sangat lincin. Buntut hujan deras yang mengguyur Kota Bengawan, beberapa saat jelang kickoff. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Selepas jeda, PSIS coba mengubah strategi. Mempertajam lini depan, pelatih PSIS Sergio Aprecido Alexandre memasukkan Carlos Fortes dan Frendi Saputra. Perubahan ternyata cukup ampuh. Buktinya, Fortes dua kali mengancam gawang Dewa United. Sayang, semuanya berhasil dimentahkan M. Natshir.

Alih-alih menambah gol, justru PSIS kembali tertinggal tiga menit jelang bubaran. Karim Rossi yang baru dimasukkan pada menit ke-60, menggantikan Ichsan Kurniawan berhasil membawa Dewa United unggul. Tendangan kaki kanannya berhasil menggetarkan gawang PSIS yang dikawal Fajar Setya Jaya.

Sial bagi Dewa United, kemenangan di depan mata buyar. Skuad asuhan Nil Maizar ini harus puas membawa pulang 1 poin. Setelah Wahyu Prasetyo menyamakan skor 2-2 di masa injury time.

Gol ini memicu protes dari kubu Dewa United. Karena sundulan Wahyu sempat diblok M. Natshir. Namun keputusan pengadil lapangan berbeda. Bola pantulan dianggap sudah melewati garis gawang.

“Laga ini memang tidak mudah, apalagi dalam kondisi hujan. Karena hujan, berdampak pada permainan kami. Tapi saya senang anak-anak bersemangat membalas ketertinggalan,” ujar Sergio Aprecido Alexandre usai laga.

Dari kubu Dewa United, Nil Maizar tak sanggup membendung kekecewaan. Namun, dia tetap mengapresiasi perjuangan pemainnya. “Tetap harus disyukuri. Masih ada tiga pertandingan lagi. Semoga hasilnya bisa lebih baik,” harap eks pelatih Sriwijaya FC tersebut.

Sementara itu, duel kali ini berjalan cukup keras. Buktinya, kedua tim bajir kartu kuning. Total enam kartu kuning dikoleksi Dewa United dari Miftah Anwar Sani (50'), Ichsan Kurniawan (51'), Feby Eka Putra (62'), Theo Fillo (72'), Rangga Muslim (84'), dan Dias Angga (90'). Sedangkan PSIS mengoleksi sebiji kartuy kuning dari Saniskara Prawira (30').

“Enam kartu kuning memang banyak. Tapi itu memperlihatkan pemain saya tampil serius. Tapi tetap harus dievaluasi,” tutur Nil Maizar. (nik/fer/dam)

HASIL PIALA PRESIDEN 2022

Grup A

16 Juni 2022

17 Juni 2022
Editor : Damianus Bram
#Dewa United #Piala Presiden 2022 #Grup A Piala Presiden 2022 #psis semarang #Dewa United vs PSIS Semarang