“Di semifinal kami bisa menang adu penalti dari Tunas bangsa. Diwaktu normal skornya 1-1, dan pas adu penalti kami masuk tiga gol, dan Tunas bangsa hanya dua. Tapi pas di final kami kalah dari PFA dengan skor 1-0. Walau tidak juara, tapi saya tetap bangga, karena sudah bisa masuk hingga babak final,” terang Pelatih PSG Begajah Yanis Budi Ucok.
Kejuaraan ini diikuti 11 SSB dan satu akademi. Pesertanya antara lain adalah SSB Harimau Bekonang, PSG Begajah, Puma Nguter, Permata Utama Mulur, Persema Manang, Jatayu Watu Kelir, Putra Gawok, Pro Aska, SSB HW Tawangsari, SSB Fatahilah Grogol, SSB Tunas Bangsa Kartasura, dan Pasoepati football Academy.
“Lawan kami di turnamen ini berat-berat. Bagi saya kejuaraan ini bagus buat meningkatkan jam terbang pemain, dan meningkatkan kedisiplinan mereka juga,” tutur mantan legenda Persis Solo era 1990 an tersebut. (nik) Editor : Niko auglandy