Sejatinya Yulius Pamungkas bukan nama asing di skuad Laksar Sambernyawa. Dia datang ke Persis pada musim kopetisi 2020 silam. Meski berstatus magang, namanya ikut didaftarkan di Liga 2. Sayang, pandemi Covid-19 membuat kompetisi tiarap.
Musim lalu, dia masih bertahan di Persis. Tapi, sepanjang musim dia tidak mendapat menit bermain. Lantaran dipinjamkan ke klub Liga 3 Belitong FC.
Di perantauan, Yulius berhasil membawa Belitong FC juara Liga 3 zona Bangka Belitung. Setelah di final mengalahkan PS Bangka dengan skor tipis 1-0 di Stadion Pangkal Lalang. Sayang di babak nasional, Yulius dkk gagal promosi ke Liga 2.
Musim ini, Yulius sempat dikabarkan bakal dipinjamkan ke klub Liga 2 Nusantara United FC (metamorfosa Mataram Utama Jogja). Namun sejauh ini, pemain 21 tahun kelahiran Sukoharjo tersebut masih menetap di Persis. Bahkan namanya didaftarkan di Piala Presiden 2022.
“Saya mewakili pemain meminta maaf kepada suporter. Saya pribadi merasa bersedih dengan hasil itu. Jelas ini mengecewakan. Kami siap berbenah,” kata Yulius, merujuk kegagalan Persis lolos babak 8 besar Piala Presiden 2022.
Di Piala Presiden, Yulius melakoni debut kontra Dewa United, Jumat (245/6). Masuk pada penit ke-77, menggantikan Kevin Gomes. Kelincahan dan kengototan Yulius membuat Jacksen kepincut. Dia kembali dipercaya mengawal sektor fullback kiri, di laga versus Persita.
Tanda tanya besar sempat muncul di benak publik bola Kota Bengawan. Maklum, Yulius harus berjibaku dengan legiun asing Persita Ramiro Ezequiel Fergonzi. Dari sisi postur, jelas kalah jauh. Namun, Yulis membuktikan mental juangnya. Beberapa kali dia berhasil menghalau serangan Persita, yang dibangun dari sisi kanan.
“Coach Jacksen sempat bilang di ruang ganti (setelah laga kontra Persita). Bahwa hasil ini memang mengecewakan. Kami siap berbenah, agar bisa bermain lebih baik lagi ke depannya. Semua siap mengevaluasi diri,” imbuh Yulius yang pernah bergabung dengan PSGC Ciamis musim 2021 silam. (nik/fer/dam) Editor : Damianus Bram