''Gol tunggal dicetak Dewa menit ke-15. Hasil yang sungguh luar biasa,'' ungkap Pris Minyak, sapaan akrab Tri Prisharyadi.
Gelar itu semakin lengkap dengan diraihnya dua penghargaan individu. Pelatih PRPM Pris Minyak menjadi best coach atau pelatih terbaik, sedangkan best goal keeper atau penjaga gawang terbaik diberikan ke pemakn PRPM Andreas.
Dengan hasil ini, PRPM akan mewakili Indonesia di level internasional di bawah usia 10 tahun (U-10). Rencananya, ajang tersebut dilaksanakan di Bali, Desember mendatang.
''Lawannya dari Tim Pelajar U-10 dari Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Thailand. Kami harus mempersiapkan diri lagi lebih keras karena membawa nama bangsa dan negara,'' ucap Pris Minyak yang juga menjadi guru di Sekolah Dasar Muhammadiyah 16 Karangasem, Kecamatan Laweyan, Solo tersebut.
PRPM sendiri tampil di bbak nasional di turnamen ini mengusung nama Jateng U-10. Status itu diraih usai menjadi juara di tingkat DCT KBPP Jawa Tengah yang dilaksanakan di Tegal pada 28 Juli yang lalu.
Sementara di putaran final, PRPM tak pernah terkalahkan. Di babak penyisihan, klub yang juga didukung oleh mantan pemain Timnas U-19 Agus ''Bajuri'' Supriyanto tersebut mengalahkan DKI Jakarta 1-0 dan imbang tanpa gol dengan Jabar dan 1-1 dengan DIJ.
Selanjutnya di babak 8 besar, mereka menang 1-0 atas wakil Bali. Tiket final diraih usai mengalakan Maluku 1-0 di babak semifinal, sebelum akhirnya title juara diraih usi mengalahkan wakil tuan rumah Jabar
"Di Bali nanti, kami akan memakai nama Tim Nasional Pelajar Menpora U-10,'' tandas Pris Minyak.
Di turnamen ini, PRPM beranggotakan oleh Andrew, Hafizh, Ziko, Julio, Dewa, Ale, Valdo, Juna, dan Kanang. Ada juga sosok Rafa, Reyhan, Kevin, dan Arvan.
Sementara itu Tri Prisharyadi berstatus sebagai pelatih kepala. Dia dibantu pelatih lainnya, yakni Dian Rompi, Mamik, dan Danang. (nik) Editor : Niko auglandy