”Solo siap, bahkan sangat siap,” tegas Ketua KONI Surakarta Lilik Kusnandar saat sesi pengajuan diri menjadi calon tuan rumah.
Disinggung soal pengajuan ini, Lilik mengatakan kotanya sudah sangat siap dari segi sarana dan prasarana. Kota Solo pun sudah dua kali berpengalaman menjadi tuan rumah porprov, salah satunya pada 2018 silam.
"Tahun ini, Kota Solo juga jadi tuan rumah ajang internasional yakni ASEAN Para Games 2022, jadi sangat siap kami untuk jadi tuan rumah di event lainnya," ungkap.
Dia mengakui dibawah kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka sebagai wali kota Surakarta, Solo memang dikebut untuk jadi salah satu tuan rumah berbagai event olahraga. Ini jadi salah satu misi sport tourism yang digencarkan pemkot.
"Ini nantinya juga akan berdampak pada perekonomian masyarakat," beber Lilik.
Di sisi lain, porprov tahun ini akan digelar di Pati mulai 9-15 September 2023. Pembukaannya di Pati, sedangkan penutupannya di Kudus.
"Regulasi porprov juga hampir sama dengan sebelumnya. Namun, beberapa hal ada yang diperbaiki. Misalnya, tentang mutasi atlet," pungkas Lilik.
Sebelumnya untuk mutasi atlet itu memiliki interval waktu 12 bulan. Namun, ketika rakerprov sudah disepakati menjadi 11 bulan. "Jadi untuk mutasi, masih ada waktu bagi setiap daerah," tuturnya. (nis/nik) Editor : Damianus Bram