Sang juara bertahan, tim putra Berlian Bank Jateng (BBJ) kembali mendulang kemenangan. Usai menjegal tim Indomaret (IDM) dengan skor 3-0 (25-23, 25-17, 25-23).
Hasil ini menandakan bahwa BBJ miliki kesempatan lebar untuk lolos ke babak selanjutnya. Sebab, di hari pertama mereka sudah memetik kemenangan atas Ganevo Yogyakarta dengan skor tipis 3-2 (21-25, 25-14, 27-25, 21-25, 15-13).
Kesempatan yang sama juga dirasakan lebih dulu oleh tim putri TNI AU (AU). Tim ini memiliki peluang besar untuk lolos ke babak final four, usai menaklukkan Popsivo Polwan dengan skor 3-0 (25-23, 25-17, 25-23).
Atas kemenangan TNI AU ini, tim besutan Alim Suseno tersebut sudah dua kali meraih kemenangan beruntun di Sritex Arena. Sehari sebelumnya, tim TNI AU sukses menjegal Kharisma Premium Bandung dengan skor 3-0. Dengan dua kemenangan tersebut, Afifah dkk hanya tinggal meladeni perlawanan Wahana Express Grup (WEG), yang akan digelar hari ini (20/10). Misalnya kalah pun dengan skor 2-3 dari WEG, tim TNI AU dipastikan tetap lolos final four yang dijadwalkan digelar di Magetan, Jawa Timur, November mendatang.
"Saya cukup puas dengan permainan anak-anak. Dengan kemenangan ini tim saya punya peluang besar lolos final four," ucap pelatih TNI AU Alim Suseno.
Secara umum permainan dari tim TNI AU cukup baik dalam laga ini. Hanya saja di akhir set ketiga skor timnya nyaris terkejar. Dari 23-17 sempat bisa disamakan Popsivo menjadi 23-23, sebelum akhirnya TNI AU bangkit dan menutup laga dengan kemenangan 25-23 di set ketiga.
"Mereka tidak sabar, ingin buru-buru menyelesaikan pertandingan," beber Alim.
Sementara itu, Pelatih Popsivo Polwan Niko Dwi Purwanto mengungkapkan, timnya banyak melakukan kesalahan sendiri dalam laga ini. Terutama pada sisi servis. Alhasil, klub milik Polri ini dipastikan gagal melaju ke babak final four. Amalia Fajrina dkk sudah mengalami dua kekalahan di Solo. Sehari sebelumnya Popsivo kalah dari WEG dengan skor 1-3. Hanya ada satu laga tersisa, yakni melawan Kharisma Premium, Kamis (20/10). (nis/nik) Editor : Damianus Bram