Sebagai informasi, popda ini diikuti oleh 30 kontingen atau sekolah. Rinciannya, 28 atlet SD (tujuh kelas) dan 21 atlet SMP (lima kelas). Sedangkan dari SMA hanya menyetor sembilan nama atlet (dua kelas).
“Alhamdulillah, ini pertandingan pertama kali tingkat SD, SMP, hingga SMA sejak pandemi Covid-19 dua tahun lalu. Antusias anak-anak sangat menonjol. Bahkan di antara mereka banyak yang baru latihan beberapa bulan lalu, usai mendengar kabar adanya popda judo,” ungkap Koordinator Panitia Pelaksana Popda Cabor Judo Tingkat Kota Surakarta Ahmad Bahar kepada Jawa Pos Radar Solo.
Dengan adanya ajang ini, judo Kota Bengawan memetik banyak nilai positif. Bibit-bibit unggul seni bela diri yang berakar dari Jepang ini bermunculan. Kehadirannya mulai dilirik dan menarik minat anak. Artinya, regenerasi judo bisa terus digenjot.
“Insya Allah potensinya sangat besar. Saya melihat beberapa atlet masih kecil tapi sudah punya bakat. Mentalnya dapet, powernya juga dapet. Memang dalam popda kali ini, kami pasang target untuk membangun motivasi, animo, dan kemauan anak-anak untuk berlatih judo. Ini terpenting. Karena selama ini, cabor judo itu kesusahan mencari atlet,” kata Bahar.
Bahar juga berharap, popda judo bisa berkelanjutan. Apalagi judo sudah masuk list cabor dalam kelas khusus olahraga (KKO) Solo. "Misalnya, tahun depan wacana sekolah khusus olahraga (SKO) terlaksana, judo diharapkan bisa masuk," ungkap Bahar.
Di sisi lain, popda kali ini dimaksimalkan untuk seleksi popda provinsi Jawa Tengah 2023 mendatang. Pemenangnya otomatis berkesempatan besar untuk turun dalam ajang bergengsi tersebut. Namun, masih belum diketahui berapa atlet yang akan disetorkan. Pihaknya masih menunggu instruksi dan informasi lebih lanjut dari tim Popda Jateng.
“Pemenang otomatis akan mewakili Solo untuk melaju ke Popda Jateng 2023 mendatang. Namun, masih belum diketahui berapa atlet yang akan turun. Itu akan menyesuaikan kuota yang diberi pengprov Jateng. Berapa nomor yang diikuti juga belum tau,” beber pria yang juga menjabat sebagai sekretaris PJSI Kota Solo.
Disinggung soal target popda tahun depan, Bahar mengatakan yang dikirim nantinya bukan atlet ecek-ecek. Pastinya mereka mampu mempersembahkan medali emas bagi kota Bengawan. Mengingat, popda tahun ini cabor judo sukses meraup satu emas, dua perak, dan tiga perunggu. (mg14/nis) Editor : Damianus Bram