"Ada juga kejuaraan untuk umum, yakni e-sport, kompetisi band, dan dance," ungkap Ketua Pelaksana ATMI Cup 2023 Jesua Axel Giantoro kepada Jawa Pos Radar Solo.
Di episode kali ini ada 1.646 peserta ikut serta di berbagai lomba. "Cakupannya dari Jawa Tengah. Jumlahnya merata, tapi paling besar dari eks Karesidenan Surakarta. Tapi di lomba band-banda ada juga yang dari Jakarta," jelasnya.
Kompetisi ini digelar 18-25 Februari, dan dipusatkan di Sport Center Kolese St. Mikael Surakarta. Beberapa perlombaan juga digelar di kampus Politeknik ATMI Surakarta.
"Di 25 Februari kami ada closing party. Ada konser dengan guest start Ardhito Pramono dan Party Funky," bebernya.
Atmi Cup akhirnya bisa menggelar perlombaan secara offline. Pada 2021 ajang non akademik ini ditiadakan. Sementara tahun lalu, sempat digulirkan kembali namun secara virtual. Tentu, atmosfernya akan berbeda dibandingkan secara langsung, seperti yang tengah digelar saat ini. (nis/nik) Editor : Damianus Bram