Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Humble Basketball Academy Dampingi Pembinaan Lewat Charity Class

Damianus Bram • Selasa, 25 April 2023 | 23:30 WIB
ASAH SKILL: Humble Basketball Academy gelar charity class. (HUMBLE BASKETBALL ACADEMY FOR RASO)
ASAH SKILL: Humble Basketball Academy gelar charity class. (HUMBLE BASKETBALL ACADEMY FOR RASO)
RADARSOLO.COM - Ada berbagai cara untuk mewujudkan mimpi anak bangsa, termasuk salah satunya dari mendalami olahraga bola basket. Namun terkadang banyak anak tak bisa mendalaminya karena terbentur faktor ekonomi.

Lewat program charity class, Humble Basketball Academy ingin semua anak bisa bermain bola basket tanpa memikirkan biaya yang memberatkan orang tua.

Program latihan gratis dibuat dan sudah mulai digelar sejak 2 Oktober 2021 silam.

Program ini banyak diikuti oleh anak panti asuhan dan anak kurang mampu. Kelas pertama berlangsung di SMA Batik 2 Surakarta.

"Kami memberikan pendampingan untuk mereka. Karena menurut saya, kehadiran pihak-pihak yang berkaitan sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka," ungkap CEO Humble Basketball Academy Noviawan Rendra kepada Jawa Pos Radar Solo, belum lama ini.

Novik -sapaan akrabnya- menginginkan Humble bisa menjadi salah satu rumah bagi mereka yang benar-benar niat untuk mengembangkan potensi dalam dirinya. Sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, Humble akan selalu support anak pecinta bola basket di Bumi Bengawan .

"Sekarang charity class terus berkembang. Kami mulai menyasar ke anak umum mulai Juli 2022," tambahnya.

Tujuannya tidak lain adalah untuk me-massive-kan olahraga bola basket sejak dini. Termasuk mulai mengedukasi tentang hal-hal positif kepada anak lewat basket.

"Attitude yang baik kami deliver ke anak sejak dini. Kalau di bola basket itukan kerja sama, fairplay, saling menghormati. Setiap latihan, kami juga menekankan kepada anak bahwa sekolah nomor satu," ujarnya.

Wejangan Humble kepada siswanya tak hanya itu. Mereka juga memperhatikan kesehatan anak-anak. Mulai dari mendorong untuk istirahat yang cukup. Konsumsi makanan yang teratur dan bergizi sesuai kemampuannya.

"Jadi inginnya nanti mereka sudah terbiasa dengan pola-pola yang baik," kata Novik.

Humble juga tak main-main ketika menyelenggarakan charity class. Tidak ingin anak didiknya merasa dibedakan, Humble tetap menyewa lapangan secara resmi.

"Pelatihnya juga terlatih. Jadi biar tidak ada kesan yang membedakan," tuturnya.

Kini, Humble memiliki tiga charity class. Malah sekarang proses sounding untuk menambah kelas lagi. "Setiap kelasnya ada dua pelatih," tambahnya.

Soal usia, charity class diisi oleh anak 12 tahun ke bawah. Dalam rentang usia tersebut, anak masih fase bermain. Sementara anak 13 tahun keatas baru fase berlatih.

"Jadi sebenarnya charity itu pengenalan drill-drill bola basket dasar. Kemudian wawasan bola basket. Kemudian attitude atau perilaku yang baik. Fokusnya di sana," jelasnya.

Dari charity class, nanti potensi anak bisa terlihat. Jika mereka ingin lanjut, akan diarahkan ke kelas berbayar.

"Tapi jika memang kondisi keluarganya kurang mampu, maka akan kami masukkan kelas berbayar tapi kami kasih beasiswa full," tambahnya. (nis/nik/dam) Editor : Damianus Bram
#latihan gratis #Latihan Bola Basket #Humble Basketball Academy #Charity Class #latihan basket gratis