Dimana dua atlet kickboxing dari Sasana HAN asal Kota Solo sukses membawa pulang satu emas dan satu perak. Sementara satu fighter lainnya harus legawa, karena harus berhenti di babak penyisihan.
Abdul Aziz sukses menyabet medali emas dari kelas Men Kick Light -63 kg. Disusul Firman Muharram Syach yang membawa medali perak di kelas men kick light -69 kg. Sementara Alfiandi yang terjun di kelas full contact -60 kg belum bisa sumbang medali.
Atas pencapaian ini, KONI Kota Surakarta juga turut menyambut bahagia dan bangga. Ketua KONI Kota Surakarta Lilik Kusnandar mengaku perolehan medali ini luar biasa. Dari KONI juga akan memberikan apresiasi pada atlet yang membawa nama Solo ke dunia internasional.
"Kalau soal bonus dari negara pasti sudah. Dari provinsi juga pasti. Kalau kami dari Solo setidaknya memberikan tali asih untuk para atlet. Besar harapan saya, prestasi seperti ini menular ke cabor-cabor lainnya," kata Lilik.
Sementara itu Firman mengaku persaingan di SEA Games sangat ketat. Di babak final, atlet kelahiran 6 April 2000 tersebut mendapatkan lawan yang kuat dari atlet Malaysia Ahmad Nor Iman Kahim Rakib. Kejar-kejaran poin terjadi. Namun sayang, Firman harus mengakui keunggulan Malaysia 2-1. Firman mengakui siap mengevaluasi diri, khususnya dalam sisi strategi dan taktik permainan.
"Tentu ini jadi motivasi buat saya. Next saya akan berjuang lebih keras lagi. Insya Allah kalau masih diizinkan (gabung kontingen, Red), saya akan berjuang untuk medali emas," ungkap Firman. (nis/nik/dam) Editor : Damianus Bram