Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Terhenti di Perempat Final Japan Open 2023, Ana/Tiwi Tetap Bersyukur Alami Peningkatan Performa

Syahaamah Fikria • Jumat, 28 Juli 2023 | 21:30 WIB
Ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi terhenti pada babak perempat final Japan Open 2023 setelah dikalahkan Kim So Yeong/Kong Hee Yong (Korea Selatan) di Tokyo, Jumat (28/7).
Ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi terhenti pada babak perempat final Japan Open 2023 setelah dikalahkan Kim So Yeong/Kong Hee Yong (Korea Selatan) di Tokyo, Jumat (28/7).

RADARSOLO.COM - Setelah menunjukkan hasil cemerlang hingga mampu tembus perempat final Japan Open 2023, ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi harus menerima kenyataan pahit. Langkah mereka mesti terhenti di babak delapan besar, setelah dikalahkan wakil Korea Selatan Kim So Yeong/Kong Hee Yong, Jumat (28/7).

Dalam pertandingan yang berlangsung di Yoyogi 1st Stadium itu, pasangan yang akrab disapa Ana/Tiwi itu kalah lewat dua game langsung 15-21, 16-21.

"Secara keseluruhan kami merasa permainan kami ada peningkatan, tapi masih terus harus ditingkatkan," ungkap Ana melalui keterangan resmi PP PBSI di Jakarta.

Meski harus terhenti, namun Ana/Tiwi bersyukur mampu mengalami peningkatan kinerja dibanding turnamen-turnamen sebelumnya.

"Kami tidak cukup puas, tapi tetap bersyukur bisa masuk ke perempat final di Japan Open kali ini," kata Tiwi menambahkan.

Ana/Tiwi mengakui, kemampuan lawan yang berpredikat unggulan kedua itu sangat matang. Bahkan mampu mematahkan setiap usaha agresif yang dilancarkan satu-satunya wakil ganda putri yang tersisa di babak perempat final itu.

"Lawan memang permainannya sangat matang, mereka sudah siap untuk melawan kami, kami banyak tertekan hari ini," ujar Tiwi.

Di sisi lain, Tiwi menilai performanya masih belum cukup untuk menandingi Kim/Kong. Tiwi/Ana juga berulang kali melakukan kesalahan sendiri. Pengembalian mereka pun bisa diantisipasi secara cermat oleh lawan.

Dibandingkan pertemuan terakhir, pola permainan Ana/Tiwi dan Kim/Kong sudah berbeda. Apalagi kondisi shuttlecock pada turnamen kali ini lambat. Namun mampu dimanfaatkan dengan baik oleh lawan melalui penerapan strategi yang tepat.

Ana/Tiwi juga tak bisa menerapkan strategi secara konsisten selama pertandingan, sehingga membuat mereka semakin terpuruk hari ini.

"Kami sebenarnya juga sudah siap dengan permainan apa yang mau kami tampilkan, tapi tadi di lapangan tidak konsisten. Kadang pola kami bisa berjalan, kadang tidak bisa," tandas Ana. (antara/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#Japan Open 2023 #Ana/Tiwi #ganda putri