RADARSOLO.COM- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, Ketua Kontingen Asian Para Games (APG) Hangzhou Angela Tanoesoedibyo, dan Wakil Ketua Kontingen Andi Herman mengunjungi pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Hotel Kusuma Sahid Prince Hotel (KSPH), Sabtu (26/8/2023) malam.
Diketahui, tak lama lagi, National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) menatap APG di Hangzhou, Tiongkok, 22-28 Oktober.
Dito mengatakan, target NPCI yakni tetap bertengger di 10 besar dengan total 20 medali emas. Mengingat sebelumnya di APG Jakarta, Indonesia bisa menduduki peringkat ke-5.
"Untuk persiapannya, tadi saya sampaikan, pembinaan sudah secara berkelanjutan. Bahkan tadi saya meminta langsung berkelanjutan sampai persiapan Paralympic 2024," ujarnya.
Ditanya soal kekurangan, Dito meminta NPCI selalu berkomunikasi dengan Kemenpora. Kaitannya dengan kekurangan ataupun kebutuhan yang perlu ditambah.
"Kami dari Kemenpora pasti akan men-support dalam rangka memastikan prestasi dari kontingen Indonesia di APG," tambahnya.
Menpora juga mengenalkan ketua kontingen atau Chef de Mission (CDM) yang baru untuk APG Hangzhou, yakni Angela Tanoesoedibyo.
Pemilihan CDM diputuskan atas diskusi dan persetujuan Presiden Joko Widodo
"Pertimbangannya, beliau merupakan sosok anak muda yang ada di pemerintahan dan peduli tentang olahraga. Saya rasa dengan energi yang besar ini bisa membawa kontingen Indonesia sukses di APG. Saya rasa ini juga simbol bahwa olahraga dengan pariwisata sangat erat. Sport tourism di Indonesia terus digenjot," urainya.
CDM Angela Tanoesoedibyo memastikan tayangan perjuangan para atlet APG Hangzhou bisa disaksikan dan dinikmati masyarakat Indonesia. Tujuannya tidak hanya untuk diihat, tapi juga menginspirasi.
"Semangat itu harus kita tularkan ke masyarakat Indonesia. Bahwa perjuangan itu perlu keringat, butuh seluruh tenaga, butuh waktu, dan butuh kekuatan mental. Ini perlu kita tunjukan kepada seluruh kawan-kawan kita. Saya yakin kita bisa," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jendral NPCI Rima Ferdianto melaporkan jumlah personel yang akan terbang ke Tiongkok.
Komposisinya ada 265 orang. Di antaranya, ketua kontingen, 134 atlet, 56 pelatih, 62 tenaga pendukung, serta 12 manajer. "Ada 12 cabor yang akan kami ikuti," ucap dia. (nis/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono